Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulANALISIS FAKTOR-FAKTOR PRAKONSTRUKSI SEBAGAI PENYEBAB KETERLAMBATAN PEKERJAAN JALAN DI KABUPATEN PARIGI MOUTONG
Nama: RISMAWAN
Tahun: 2026
Abstrak
Keterlambatan pekerjaan jalan merupakan masalah yang berulang dalam proyek infrastruktur daerah, tidak terkecuali di Kabupaten Parigi Moutong. Masalah ini tidak hanya terjadi pada tahap pelaksanaan, namun juga biasanya berawal dari kegiatan prakonstruksi yang belum terarah dengan baik. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor prakonstruksi yang menyebabkan keterlambatan pekerjaan jalan, dengan berfokus pada tiga aspek utama, yaitu pengadaan barang/jasa, teknis prakonstruksi, serta kelembagaan/regulasi. Penelitian ini mengunakan metode kuantitatif eksplanatori dengan pendekatan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) mengunakan software SmartPLS. Data diperoleh dari kuesioner berskala Likert yang disebarkan kepada 50 responden, meliputi pemilik proyek, kontraktor, konsultan, dan kelompok kerja pengadaan yang terlibat dalam proyek peningkatan jalan yang dikerjakan antara tahun 2020 sampai dengan 2024. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketiga konstruk prakonstruksi berpengaruh signifikan terhadap keterlambatan pekerjaan jalan. Faktor kelembagaan/regulasi tidak berpengaruh langsung, tetapi memberikan pengaruh tidak langsung yang kuat melalui dua jalur mediasi, yakni pengadaan dan teknis prakonstruksi, dengan total effect sebesar 0,565 (t = 6,376; p < 0,001), sehingga menjadi faktor paling dominan. Temuan ini menegaskan bahwa kurangnya kompetensi penyedia jasa, kendala regulasi, dan lemahnya koordinasi antar instansi menjadi akar keterlambatan sistemik. Diperlukan peningkatan mutu perencanaan teknis, penyederhanaan mekanisme pengadaan, dan penguatan tata kelola kelembagaan untuk memastikan pelaksanaan proyek jalan yang tepat waktu, efisien, dan berkualitas. Kata Kunci: Analisis, SEM-PLS, Prakonstruksi, Keterlambatan, Jalan.

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up