| JudulEvaluasi Bangunan Bawah Jembatan Palu IV Dengan Pertimbangan Dekat Sesar Gempa (Near Fault) Dan Likuefaksi |
| Nama: YULIANA |
| Tahun: 2025 |
| Abstrak Gempa bumi Palu tahun 2018 mengakibatkan kerusakan besar pada infrastruktur, termasuk kegagalan struktur bangunan bawah Jembatan Palu IV. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kembali bangunan bawah jembatan tersebut berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI) 2833:2016, dengan mempertimbangkan kondisi dekat sesar (near fault) serta bahaya geologi situs seperti potensi likuefaksi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan (Action Research), Analisis dilakukan menggunakan metode deterministik (DSHA) dan metode Statik Ekuivalen, dengan emperhitungkan gaya gempa, daya dukung tanah, serta daya dukung lateral dengan dan tanpa pengaruh likuefaksi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kondisi paling ekstrem terjadi pada kombinasi beban kstrem 1, di mana pada pangkal abutmen diperoleh gaya vertikal sebesar 7.958,51 kN, gaya horizontal sebesar 6.535,59 kN, dan momen sebesar 24.251,25 kN·m. Sedangkan pada bagian bottom pile cap, gaya vertikal mencapai 10.275,67 kN, gaya horizontal sebesar 6.028.364,41 kN, dan momen sebesar 2.534.495,43 kN·m. Evaluasi potensi likuefaksi berdasarkan data N-SPT serta pendekatan historical criteria dan Liquefaction Potential Index (LPI) menunjukkan bahwa lokasi pembangunan tergolong berpotensi likuefaksi sedang hingga tinggi, dengan klasifikasi jenis tanah kelas SD (tanah sedang). Hasil perhitungan pada fondasi dalam tipe bored pile berdiameter 600 mm dan kedalaman 28 meter menunjukkan bahwa dimensi tersebut memenuhi syarat kapasitas daya dukung vertikal maupun lateral, baik dalam kondisi normal maupun terpengaruh likuefaksi. Dengan demikian, struktur bangunan bawah Jembatan Palu IV dinilai masih memenuhi kriteria keamanan, namun tetap membutuhkan perhatian terhadap pengaruh gempa besar dan kondisi tanah yang rentan. Kata kunci: Bangunan bawah jembatan, Dekat sesar (Near fault), Likuefaksi, PSHA, |