Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulSTUDI POTENSI LIKUIFAKSI PASCA GEMPA PASIGALA 2018 AKIBAT PERUBAHAN KARAKTERISTIK KONDUKTIFITAS HIDROLIS DAN PROPERTIS TANAH PADA AREA PERSAWAHAN DAERAH IRIGASI GUMBASA
Nama: ANDI RIVALDY PARAMPASI
Tahun: 2026
Abstrak
Pada tanggal 28 September 2018 telah terjadi gempa bumi yang mengguncang Palu-Sigi-Donggala (Pasigala), sehingga mengakibatkan hancurnya beberapa bangunan. Bencana lain yang datang pada saat itu seperti likuefaksi. Likuefaksi sendiri merupakan proses dimana material non-kohesif dari sifat padat (solid) berubah menjadi sifat cair (liquid) akibat meningkatnya tekanan udara dan air pori di dalam tanah. Pada area persawahan terjadi likuefaksi sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi likuefaksi di daerah persawahan dan mengetahui bagaimana infiltrasi tanah pasca gempa yang disebabkan perubahan karakteristik tanah pasca gempa bumi. Untuk penelitian ini peneliti menggunakan metode analisa potensi likuefaksi berdasarkan butiran tanah dan faktor keamanan likuefaksi dan untuk konduktivitas hidrolis menggunakan metode horton. Dari hasil penelitian lapangan dan laboratorium yang telah dilakukan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa di desa Petobo dan Jono-Oge, desa Sibowo dan Sidondo serta desa Sidera memiliki perubahan nilai konduktivitas terendah sehingga pada pengujian laboratorium ditemukan bahwa pada daerah kedua desa tersebut memiliki jenis tanah lempung dan ketika di lakukan analisa potensi likuefaksi pada desa tersebut dinyatakan tidak berpotensi likuefaksi dikarenakan kepadatan tanah pada desa tersebut termasuk ke dalam kategori padat. Kemudian pada desa Pandere-Sibalaya Barat dan desa Maranata memiliki nilai konduktivitas hidrolis tinggi dan ketika di lakukan pengujian laboratorium di identifikasikan jenis tanah kedua desa tersebut adalah tanah pasir, kemudian ketika dilakukan analisa potensi likuefaksi kedua tanah tersebut berpotensi likuefaksi dan kepadatan tanah tersebut tidak padat.

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up