| JudulPENGARUH PENGGUNAAN MATERIAL ARANG TEMPURUNG KELAPA TERHADAP KARAKTERISTIK CAMPURAN BETON ASPAL LAPIS AUS (AC-WC) |
| Nama: GINA FADILAH |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak ABSTRAK PENGARUH PENGGUNAAN MATERIAL PENGISI DARI ARANG TEMPURUNG KELAPA TERHADAP KARAKTERISTIK CAMPURAN BETON ASPAL LAPIS AUS (AC-WC) Gina Fadilah, Eko R. Labaso, Mashuri Pendidikan Teknik Sipil Universitas Tadulako Abstrak: Peningkatan beban lalu lintas menyebabkan penurunan kualitas lapisan aspal dan mempercepat kerusakan perkerasan jalan, sehingga diperlukan inovasi material untuk meningkatkan kinerja campuran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan Arang Tempurung Kelapa sebagai bahan pengisi (filler) terhadap karakteristik campuran Asphalt Concrete–Wearing Course (AC-WC). Metode yang digunakan adalah eksperimen laboratorium dengan pengujian Marshall. Variasi kadar Arang Tempurung Kelapa sebesar 0%, 5%, 10%, dan 15% serta variasi kadar aspal 4,5%, 5,0%, 5,5%, 6,0%, dan 6,5%. Parameter yang dianalisis meliputi stabilitas, flow, kepadatan, parameter volumetrik, dan Kadar Aspal Optimum (KAO). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan Arang Tempurng Kelapa mempengaruhi nilai KAO dan karakteristik Marshall campuran. Nilai KAO menurun dari 5,8% pada 0% Arang Tempurung Kelapa menjadi 5,5% pada 15% Arang Tempurung Kelapa. Variasi Arang Tempurung Kelapa 15% menghasilkan kinerja terbaik dengan nilai stabilitas tertinggi sebesar 2.174 kg, kepadatan 2,455 gr/cm³, flow 2,4 mm, dan Marshall Quotient (MQ) sebesar 907 kg/mm, serta seluruh parameter memenuhi Spesifikasi Umum Bina Marga. Dengan demikian, penggunaan Arang Tempurung Kelapa sebesar 15% merupakan kadar yang paling optimal dalam meningkatkan performa campuran AC-WC. Kata Kunci : Arang Tempurung Kelapa, Asphalt Concrete-Wearing Crouse, Kadar Aspal Optimum, Marshall. THE EFFECT OF USING COCONUT SHELL CHARCOAL FILLER MATERIAL ON THE CHARACTERISTICS OF ASPHALT CONCRETE MIXTURES (AC-WC) Gina Fadilah, Eko R. Labaso, Mashuri Abstrac: Increased traffic loads cause a decline in asphalt layer quality and accelerate pavement deterioration, necessitating material innovations to improve mixture performance. This study aims to analyze the effect of using coconut shell charcoal as a filler on the characteristics of Asphalt Concrete–Wearing Course (AC-WC) mixtures. The method used is laboratory experimentation with Marshall testing. The variations in coconut shell charcoal content were 0%, 5%, 10%, and 15%, and the variations in asphalt content were 4.5%, 5.0%, 5.5%, 6.0%, and 6.5%. The parameters analyzed included stability, flow, density, volumetric parameters, and Optimum Asphalt Content (OAC). The results showed that the addition of coconut shell charcoal affected the OAC value and Marshall characteristics of the mixture. The OAC decreased from 5.8% at 0% coconut shell charcoal to 5.5% at 15% coconut shell charcoal. The 15% coconut shell charcoal variation produced the best performance with the highest stability value of 2,174 kg, density of 2.455 g/cm³, flow of 2.4 mm, and Marshall Quotient (MQ) of 907 kg/mm, and all parameters met the General Specifications of Bina Marga. Therefore, the use of 15% coconut shell charcoal is the most optimal proportion for enhancing the performance of AC-WC mixtures. Keywords: Coconut Shell Charcoal, Asphalt Concrete-Wearing Crouse, Optimum Asphalt Content, Marshall. |