| JudulESTIMASI ANGKUTAN SEDIMEN DASAR PADA SABO DAM SUNGAI NAMO KECAMATAN KULAWI |
| Nama: MUHAMMAD ARSYL KARIM |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Sungai Namo yang berada di Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah, termasuk daerah aliran sungai dengan potensi aliran debris yang cukup tinggi. Untuk mengurangi risiko tersebut, direncanakan pembangunan sabo dam sebagai upaya pengendalian banjir bandang serta sedimentasi. Penelitian ini dilaksanakan agar memberikan informasi tambahan mengenai karakteristik sedimen serta berapa besar angkutan sedimen dasar pada Sungai Namo, khususnya terkait ukuran butir serta proses angkutan sedimen dasar yang dianalisis menggunakan persamaan Meyer-Peter dan Müller (MPM). Pengambilan data dilakukan pada akhir bulan juni di lokasi-lokasi yang sudah ditentukan, kemudian sampel sedimen dianalisis di laboratorium untuk menentukan distribusi ukuran butiran berdasarkan d35, d50 dan d90 serta dilakukan pengujian berat jenis tanah untuk mengetahui jenis tanah pada tiap segmen sungai. Hasil analisis dengan metode Meyer-Peter dan Müller (MPM) menunjukkan bahwa nilai kumulatif sedimen dasar pada Sabo Dam 3 mencapai 0,879 m³/hari, sedangkan pada Sabo Dam 2 tercatat sebesar 4,250 m³/hari, dan pada Sabo Dam 1 sebesar 4,491 m³/hari. Temuan ini memberikan gambaran penting mengenai dinamika sedimen yang berpengaruh terhadap bangunan sabo dam di wilayah tersebut. Kata Kunci: debris, sabo dam, sedimen, Meyer-Peter dan Müller (MPM) |