| JudulANALISIS ANGKUTAN SEDIMEN SUSPENSI PADA SUNGAI PALU DI RUAS KOTA PALU |
| Nama: RADEN DODI DWIRAWA |
| Tahun: 2025 |
| Abstrak Sungai Palu merupakan salah satu sungai utama di Provinsi Sulawesi Tengah yang berperan penting dalam mendukung aktivitas masyarakat, namun belakangan mengalami peningkatan laju sedimentasi yang berpotensi mengganggu kapasitas aliran dan memicu perubahan morfologi sungai. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis hubungan antara debit air sungai dan muatan sedimen suspensi di Sungai Palu, serta (2) membandingkan kinerja beberapa persamaan empiris dalam mengestimasi angkutan sedimen suspensi. Pengambilan data dilakukan di tiga lokasi, yaitu Jembatan Gantung Maesa–Nunu, Jembatan Palu 1, dan Jembatan Palu 3, meliputi pengukuran kedalaman, kecepatan aliran, dan pengambilan sampel sedimen melayang menggunakan Van Dorn Water Sampler. Analisis laboratorium dilakukan untuk menentukan konsentrasi sedimen suspensi (SSC), yang selanjutnya digunakan untuk menghitung debit sedimen dengan metode Van Rijn (1984), Bagnold (1966), Wu (2000), dan Soulsby (1997). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang kuat antara kedalaman aliran dan SSC dengan persamaan regresi y = 1,3913x – 0,1232 dan nilai R² sebesar 0,82, menandakan bahwa 82% variasi SSC dapat dijelaskan oleh perubahan kedalaman aliran. Perbandingan metode empiris menunjukkan bahwa metode Van Rijn memiliki pola hasil yang paling mendekati data lapangan meskipun cenderung mengestimasi nilai lebih rendah, sedangkan metode Wu dan Soulsby memberikan deviasi yang signifikan. Temuan ini menegaskan perlunya kalibrasi persamaan empiris dengan data lokal agar prediksi angkutan sedimen suspensi di Sungai Palu lebih akurat. |