| JudulStudi Pengembangan Areal Irigasi Roa Kabupaten Banggai |
| Nama: ARSIL MUJAHIDIN |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Daerah Irigasi Roa di Kabupaten Banggai merupakan salah satu infrastruktur penting dalam mendukung sektor pertanian, khususnya produksi padi. Namun, keterbatasan ketersediaan air dan belum optimalnya pemanfaatan jaringan irigasi menyebabkan sebagian lahan potensial belum dapat diairi secara maksimal. Oleh karena itu, diperlukan kajian pengembangan areal irigasi guna meningkatkan luas layanan dan efisiensi pemanfaatan sumber daya air yang tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketersediaan debit air Sungai Dongin serta merencanakan pengembangan jaringan irigasi pada Daerah Irigasi Roa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis hidrologi dengan pendekatan FJ Mock untuk menghitung debit andalan berdasarkan data curah hujan dan klimatologi periode 2012–2022. Selain itu, dilakukan analisis kebutuhan air irigasi, keseimbangan air, serta perencanaan dimensi saluran berdasarkan Kriteria Perencanaan Irigasi (KP-01). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jaringan irigasi eksisting melayani areal seluas 324,8 ha dengan kebutuhan debit sebesar 0,24 m³/detik, sedangkan debit andalan Sungai Dongin sebesar 0,324 m³/detik. Dengan ketersediaan debit sebesar 0,29 m³/detik, jaringan irigasi dapat dikembangkan untuk melayani total areal seluas 374,8 ha, sehingga memungkinkan pengembangan lahan seluas 50 ha. Disimpulkan bahwa pengembangan Daerah Irigasi Roa layak untuk dilaksanakan dengan perencanaan jaringan dan dimensi saluran yang sesuai standar. Disarankan agar dilakukan pemeliharaan saluran secara berkala serta pengelolaan air yang lebih optimal guna menjaga keberlanjutan sistem irigasi. Kata kunci: Irigasi, Debit andalan, Kebutuhan air, Pengembangan jaringan, Kabupaten Banggai. |