| JudulANALISIS EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI JALUR EVAKUASI DAN TITIK KUMPUL DALAM PENANGANAN SITUASI BENCANA PADA RELOKASI HUNIAN TETAP DUYU |
| Nama: DIAN SEPTIYANA |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat kerawanan bencana tertinggi di dunia, termasuk Kota Palu yang pada tahun 2018 mengalami gempa bumi, tsunami, dan likuifaksi. Sebagai bagian dari upaya rehabilitasi pascabencana, pemerintah membangun Hunian Tetap Duyu sebagai lokasi relokasi warga terdampak. Namun, keberadaan hunian baru tidak hanya menuntut kesiapan fisik bangunan, tetapi juga sarana mitigasi bencana berupa jalur evakuasi dan titik kumpul yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas implementasi jalur evakuasi dan titik kumpul di Huntap Duyu sebagai upaya kesiapsiagaan menghadapi bencana. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan data primer diperoleh melalui survei lapangan dan penyebaran kuesioner kepada 70 responden yang ditentukan dengan rumus Slovin dari total 230 KK. Data sekunder diperoleh dari jurnal, artikel, dan dokumen resmi terkait mitigasi bencana. Analisis dilakukan menggunakan skala Likert untuk menilai lima dimensi, yaitu bukti fisik, kehandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara fisik, jalur evakuasi di Huntap Duyu telah memenuhi standar, dengan lebar rata-rata lima meter serta keberadaan dua titik kumpul yang memiliki kapasitas sangat mencukupi untuk menampung seluruh warga. Namun, kelemahan ditemukan pada aspek non-fisik, terutama ketiadaan rambu, peta evakuasi, serta minimnya sosialisasi dan simulasi bencana. Kondisi ini menyebabkan sebagian besar warga merasa bingung menentukan arah evakuasi saat terjadi keadaan darurat. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa efektivitas jalur evakuasi dan titik kumpul di Huntap Duyu baik dari sisi infrastruktur, tetapi belum optimal dari sisi informasi dan kesiapsiagaan masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penambahan rambu dan peta evakuasi, penertiban jalur dari hambatan samping, serta peningkatan kegiatan sosialisasi dan simulasi kebencanaan agar sistem evakuasi dapat berjalan lebih efektif. Kata Kunci: evakuasi, Titik, Efektivitas, Bencana, Duyu |