| JudulANALISIS EFEKTIFITAS PERENCANAAN JALUR EVAKUASI DAN TITIK KUMPUL DALAM PENANGANAN SITUASI BENCANA PADA RELOKASI HUNIAN TETAP LAMBARA |
| Nama: SALSABILA REZKY CAHYANINGRUM |
| Tahun: 2025 |
| Abstrak Relokasi korban bencana ke kawasan Hunian Tetap (Huntap) merupakan salah satu langkah pemulihan pascabencana yang krusial, terutama setelah bencana besar seperti gempa bumi, tsunami, dan likuefaksi di Sulawesi Tengah tahun 2018. Untuk mendukung keamanan warga di kawasan relokasi, diperlukan perencanaan jalur evakuasi dan titik kumpul yang efektif serta sesuai standar. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat efektivitas dari perencanaan jalur evakuasi dan titik kumpul di Huntap Lambara melalui pendekatan deskriptif kualitatif dengan kombinasi metode observasi lapangan dan penyebaran kuesioner kepada warga dengan 62 responden yang ada. Hasil studi menunjukkan bahwa jalur evakuasi telah memenuhi standar teknis dalam hal lebar jalan dan permukaan perkerasan serta berada di wilayah yang aman dari potensi bahaya lanjutan, untuk tangibility (bukti fisik) mendapatkan nilai indeks 64,38%, reability (kehandalan) 85,48%, responsive (daya tanggap) 53,09%, assurance (jaminan) 80,80%, dan untuk empathy (empati) 57,94%. Meski demikian, masih ditemukan kendala seperti kurangnya rambu evakuasi, pencahayaan yang tidak merata, serta hambatan fisik seperti kendaraan parkir di sepanjang jalur. Dua titik kumpul utama yang tersedia mampu menampung jumlah penduduk berdasarkan luasan minimum per individu, namun minimnya fasilitas seperti air bersih, sanitasi, dan pelindung cuaca menjadi perhatian. Selain aspek teknis, penelitian juga menemukan bahwa pemahaman masyarakat terhadap jalur dan titik evakuasi masih terbatas, terutama di kalangan yang belum pernah mengikuti simulasi. Oleh sebab itu, diperlukan peningkatan edukasi kebencanaan dan penambahan fasilitas pendukung guna meningkatkan kesiapsiagaan warga. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan kebijakan mitigasi bencana yang lebih baik di kawasan relokasi. |