Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulPENGARUH VARIABEL METEOROLOGI TERHADAP EVAPOTRANSPIRASI BERDASARKAN METODE FAO PENMAN-MONTHEIT - STUDI KASUS DAS SIDOAN, SULAWESI TENGAH
Nama: PUTRI RHEIVINA MAHADEWI RIZKY
Tahun: 2025
Abstrak
Fenomena evapotranspirasi dapat memperparah frekuensi, intensitas, dan durasi kekeringan pada suatu wilayah jika terus menerus mengalami peningkatan. Evapotranspirasi adalah gabungan dari penguapan dan transpirasi yang merupakan fenomena perpindahan air dari permukaan bumi ke atmosfer. Penelitian ini dilakukan dengan cara mengumpulkan data-data dari instansi berupa data klimatologi dan curah hujan yang diolah dengan metode FAO Penman-Montheit kemudian dianalisis untuk mengetahui besarnya evapotranspirasi serta pengaruh variabel meteorologi terhadap evapotranspirasi di DAS Sidoan. Hasil analisa menunjukkan besar evapotranspirasi pada DAS Sidoan berdasarkan rata-rata per tahun dalam rentan waktu 10 tahun (2012-2021) berkisar antara 3,47 – 4,05 mm/hari dimana nilai maksimum diperoleh pada tahun 2014 dan nilai minimum pada tahun 2017. Sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel meteorologi seperti curah hujan, temperatur, kelembaban udara, kecepatan angin, durasi sinar matahari, hingga radiasi matahari sangat mempengaruhi evapotranspirasi (ET0) pada DAS Sidoan. Kata kunci: Evapotranspirasi, variabel meteorologi, FAO Penman-Montheit, DAS Sidoan,

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up