| Judul ANALISIS KEKERINGAN DAS PANEKI DI KABUPATEN SIGI DENGAN METODE SPI (STANDARDIZED PRECIPITATION INDEX) |
| Nama: NOVALDY ROMBE |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Tingkat kekeringan dan kebasahan merupakan standar dalam memperkirakan kondisi sungai yang terjadi pada masa sebelum, sekarang, maupun masa yang akan datang pada sebuah daerah. Tingkatan ini dalam metode SPI (Standardized Precipitation Index), mempunyai tahap standar masing-masing. Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa besar tingkat kekeringan, kebasahan, dan kondisi normal yang terjadi pada daerah aliran sungai, sehingga dapat melakukan tingkat pencegahan apabila terjadi kondisi terparah. Metode ini merupakan salah satu metode analisis dari sekian metode untuk mendapatkan index kekeringan yang ada. Pada penelitian ini data yang digunakan adalah data curah hujan selama 20 tahun (2002 – 2021) yang diperoleh dari Balai Wilayah Sungai III Sulawesi Tengah. Data curah hujan yang telah didapatkan pada Stasiun Hujan Bora kemudian diolah untuk mendapatkan nilai SPI pada DAS Paneki. Untuk perhitungan SPI dari data curah hujan yang telah diolah kemudian ditransfer ke distribusi gamma untuk mendapatkan nilai SPI. Dari hasil SPI-1 (0,660), SPI-3 (0,585), SPI-6 (0,462), SPI-9 (-0,239), dan SPI-12 (0,572) tahun 2002 – 2021 mendapatkan tahun yang mengalami kondisi kekeringan terparah adalah tahun 2009 pada SPI-1 dengan nilai SPI -7,516. Setelah semua nilai SPI dirataratakan maka standar nilai SPI dari DAS Paneki berada pada kondisi normal dengan angka 0,408. Kata Kunci : Standardized Precipitation Index (SPI), Indeks Tingkat Kekeringan, Distribusi Gamma |