Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulAnalisis Neraca Air DAS Singkoyo Untuk Kebutuhan Irigasi Di Kabupaten Banggai
Nama: RAKA VARGORIO LIPU
Tahun: 2021
Abstrak
Irigasi adalah usaha penyediaan dan pengaturan air untuk mendukung produktivitas usaha tani guna meningkatkan produksi pertanian dalam rangka ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan masyarakat. Sementara Daerah Irigasi (D.I.) adalah suatu wilayah daratan yang kebutuhan airnya dipenuhi oleh sistem irigasi. Untuk meningkatkan produksi pada areal persawahan dibutuhkan sistem irigasi yang handal, yaitu sistem irigasi yang dapat memenuhi kebutuhan air irigasi sepanjang tahun secara tepat mutu, tepat ruang dan tepat waktu dengan cara yang efektif dan ekonomis. . Dalam perencanaan suatu sistem irigasi hal pertama yang perlu dikerjakan adalah analisis hidrologi untuk mengetahui kebutuhan air di sawah juga faktor ketersediaan air, karena sangat diperlukan adanya keseimbangan antara kebutuhan dan ketersediaan air. Kebutuhan air didaerah pertanian khususnya persawahan di pengaruhi beberapa faktor yaitu: evapotranspirasi, perkolasi, penggantian lapisan air, dan curah hujan efektif. Dari hasil analisis perhitungan di Sungai Singkoyo, Kabupaten Banggai, yang memiliki luas DAS 408.55km2 dan memiliki 2 (dua) daerah irigasi yaitu DI Singkoyo (3037 Ha) dan DI Tolisu Atas/Bawah (800 Ha), dan didapatkan kebutuhan air pertanian tertinggi terjadi pada musim tanam III bulan Oktober I sebesar 7.37 m3 /detik dan terendah terjadi saat musim tanam II pada bulan Mei I sebesar 1.17 m3 /detik. Sedangkan deviasi sebesar -1.75 m3 /detik merupakan deviasi terbesar terjadi pada Bulan Nopember I. Pola tanam yang diuji ini menggunakan pola Padi-Padi-Padi pada 3 (tiga) musim tanam. Sementara untuk musim tanam II seluruhnya Surplus sepanjang musim. Dari hasil analisis maka disarankan agar menggunakan system Golongan atau system Gilir pada musim tanam I dan III. Kata kunci: irigasi, hidrologi, ketersediaan, kebutuhan, surplus, deviasi

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up