Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulKinerja Persimpangan Jalan Emmy Saelan - Jalan Maluku, Jalan Wolter Monginsidi - Jalan Tj. Karang, Dan Jalan Emmy Saelan - Jalan Tj. Manimbaya
Nama: ROCHMAD
Tahun: 2020
Abstrak
Kota Palu merupakan kota yang berkembang setiap tahunnya. Hal ini dapat dilihat dengan banyaknya pusat aktivitas dan berbagai kegiatan khususnya derah perkotaan seperti pemerintahan, perdagangan dan persekolahan. Dengan meningkatnya pembangunan kawasan tersebut dapat diketahui bahwa akan meningkat pula aktivitas masyarakat sehingga hal tersebut dapat meningkatkan volume lalu lintas dan mengakibatkan terjadinya perubahan tata guna lahan. dan untuk mendukung aktivitas masyarakat dibutuhkan sarana dan prasarana transportasi yang memadai sehingga dapat melancarkan aktivitas masyarakat tersebut, pelayanan jalan untuk jalan perkotaan yang diprioritaskan adalah persimpangan, yaitu merupakan suatu titik tempat bertemunya berbagai pergerakan yang berbeda arahnya baik dari pergerakan yang menggunakan kendaraan maupun tanpa kendaraan (pejalan kaki). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja simpang dan memberikan solusi permasalahan yang terjadi pada simpang jalan Emmy Saelan - Jalan Maluku, jalan Wolter Monginsidi – jalan Tj.Karang dan jalan Emmy Saelan – jalan Tj.Manimbaya. Survey dilakukan selama 2 hari yaitu pada hari Selasa dan Sabtu, Pengambilan data dilakukan pada jam puncak pagi, siang, sore. Analisis yang dilakukan meliputi kinerja jalan, kondisi eksisting dan prediksi setelah 5 tahun mendatang dengan menghitung tundaan rata-rata simpang berdasarkan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI)1997. Dari hasil penelitian pada kondisi eksisting diperoleh DS = 1.24 dan tundaan simpang Jalan Emmy Saelan – Jalan Maluku = 55,89 det/smp yaitu masuk di LOS E, simpang Wolter Monginsidi – TjKarang diperoleh nilai DS = 1.09 dan tundaan simpang = 24.32 det/smp yaitu masuk di LOS C dan simpang Emmy Saelan – Tj.Manimbaya diperoleh DS = 1.06 dan tundaan simpang = 22.60 det/smp yaitu masuk di LOS C. Sehingga membutuhkan penanganan permasalahan simpang dimasa yang mendatang, Solusi pertama yaitu melakukan pemasangan median jalan dari simpang Jl. W. Monginsidi – Jl. Tj. Karang sampai dengan simpang Jl. Emmy Saelan – Jl. Anoa II dengan bukaan median pada titik sebelum jembatan. diperoleh DS = 0.57 dan tundaan simpang Jalan Emmy Saelan – Jalan Maluku = 10,16 det/smp yaitu masuk di LOS B, simpang Wolter Monginsidi – Tj Karang diperoleh nilai DS = 0.76 dan tundaan simpang = 12.29 det/smp yaitu masuk di LOS B dan simpang Emmy Saelan – Tj.Manimbaya diperoleh DS = 0.41 dan tundaan simpang = 8.12 det/smp yaitu masuk di LOS B. Kata kunci : Simpang Tak bersinyal, Tundaan, Tingkat Pelayanan, MKJI 1997.

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up