Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulANALISIS STABILITAS DAN PERBAIKAN LERENG PADA JL. TAWAELI – TOBOLI KM.38+284 – KM.38+334 DENGAN MENGGUNAKAN METODE SHOTCRETE
Nama: ROQIQAH ROFIFAH
Tahun: 2020
Abstrak
“ANALISIS STABILITAS DAN PERBAIKAN LERENG PADA JL. TAWAELI – TOBOLI KM.38+284 – KM.38+334 DENGAN METODE SHOTCRETE” Roqiqah Rofifah, Sukiman Nurdin ABSTRAK Ruas jalan Tawaeli – Toboli merupakan satu-satunya jalan poros yang menghubungkan Kota Palu dengan Kabupaten Parigi Moutong. Panjang jalan ini diperkirakan sekitar 45 km dan berada pada ketinggian +3 m sampai +865 m dari permukaan laut. Di sekitar lokasi ini terdapat banyak lereng pegunungan yang cukup terjal, secara visual jenis tanah pada daerah perencanaan ini terdiri dari tanah pasir berlempung, lapisan batuan yang mengalami pelapukan, serta bebatuan. Terdapat kasus pada lereng yang berada di jalan penghubung antar kota, yaitu jalan Tawaeli – Toboli tepatnya pada KM38+284 – KM38+334 dimana lereng yang memiliki ketinggian ±30m tersebut sering mengalami kelongsoran yang diakibatkan oleh jeleknya karakteristik tanah pada lereng tersebut yang merupakan tanah lunak bercampur dengan batuan. Terasering berfungsi mengurangi panjang lereng dan menahan air sehingga mengurangi kecepatan dan jumlah aliran permukaan serta memungkinkan penyerapan air oleh tanah, sehingga dapat mengurangi erosi. Saluran mendatar (horizontal drain) dibuat untuk mengalirkan air atau menurunkan muka air tanah pada daerah keruntuhan lereng. Metode ini dapat digunakan pada keruntuhan lereng besar yang bidang longsornya dalam dengan membuat lubang setengah mendatar hingga mencapai sumber airnya. Air dialirkan melalui pipa dengan diameter 5 cm atau lebih yang berlubang pada dindingnya.Shotcrete merupakan metode penanganan kelongsoran dengan prinsip pengaplikasian beton pada suatu bidang tertentu, dalam hal ini lereng tebing, dengan sistem spray (penyemprotan) menggunakan alat mekanis (mesin shotcrete). Beton tersebut disemprotkan dengan tekanan dari kompressor melalui selang. Tujuan pokok dari shotcrete adalah untuk perlindungan lereng dari infiltrasi air hujan. Dalam perencanaan perbaikan lereng digunakan berbagai variasi kemiringan lereng dan variasi jumlah trap yang memenuhi faktor keamanan. Untuk shotcrete sebagai covering lereng menggunakan serat baja (steel fibre) Perkuatan ini dihitung melalui program GeoSlope 2012 analisis Slope/W dengan metode bishop untuk mengetahui bidang longsor dan faktor keamanannya dan analisis Sigma/W untuk perencanaan shotcrete. Berdasarkan hasil analisis menggunakan Slope/W, variasi kemiringan lereng serta variasi jumlah trap dengan kondisi lereng dijenuhkan, maka diperoleh faktor keamanan pada lereng (segmen 3) dengan kemiringan lereng 30° dan jumlah trap 8 yaitu 1,518. Dari hasil analisis menggunakan Sigma/W diperoleh perencanaan shotcrete dengan ketebalan 200 mm. Setelah desain lereng dengan kemiringan lereng 30° dan jumlah trap 8 ditambahkan perencanaan shotcrete, maka faktor keamanannya naik menjadi 1,558. Hasil akhir dari analisis tersebut memperlihatkan bahwa pengaruh shotcrete terhadap kenaikan faktor kemanan hanya sebesar 0,04, oleh karena itu sebaiknya dilakukan perkuatan tanah bertulang pada lereng tersebut. Kata kunci: Angka Keamanan, GeoSlope 2012, Horizontal Drain, Shotcrete, Sigma/W, Slope/W, Terasering. "ANALYSIS OF SLOPE STABILITY AND REPAIR ON JL. TAWAELI - TOBOLI KM.38 + 284 - KM.38 + 334 USING THE SHOTCRETE METHOD " Roqiqah Rofifah, Sukiman Nurdin ABSTRACT The Tawaeli - Toboli road is the only axis that connects Palu City with Parigi Moutong Regency. The length of the road is estimated at around 45 km and is at an altitude of +3 m to +865 m above sea level. Around this location there are a lot of fairly steep mountain slopes, visually the type of soil in this planning area consists of loamy sand, weathered rock layers, and rocks. There are cases on slopes that are on the connecting road between cities, namely Tawaeli - Toboli road precisely on KM38 + 284 - KM38 + 334 where slopes which have a height of ± 30m often experience landslides caused by poor soil characteristics on the slope which is soft soil mixed with rocks. Terraces reduce the length of the slope and hold water so that it reduces the speed and amount of surface runoff and allows absorption of water by the soil, thereby reducing erosion. Horizontal channels (horizontal drain) are made to drain water or lower ground water level in the area of slope failure. This method can be used for large slope collapse with deep landslides by making a half-horizontal hole until it reaches its water source. Water is flowed through pipes with a diameter of 5 cm or more with holes in the walls. Shotcrete is a method of handling slides with the principle of applying concrete in a particular area, in this case the slope of the cliff, with a spray system (spraying) using a mechanical device (shotcrete machine). The concrete is sprayed with pressure from the compressor through the hose. The main purpose of shotcrete is to protect slopes from rainwater infiltration. In planning the improvement of slopes used a variety of slope variations and variations in the number of traps that meet the safety factor. For shotcrete as covering slopes using steel fibers (steel fiber) This reinforcement is calculated through the GeoSlope 2012 Slope / W analysis program with the bishop method to determine the field of landslides and its safety factors and Sigma / W analysis for shotcrete planning. Based on the analysis using Slope / W, the variation of the slope and the variation of the number of traps with saturated slope conditions, the safety factor on the slope (segment 3) with a slope of 30 ° and the number of traps 8 is 1.518. From the analysis using Sigma / W, shotcrete planning with a thickness of 200 mm was obtained. After the design of the slope with a slope of 30 ° and the number of traps 8 shotcrete planning was added, the safety factor rose to 1.558. The final results of the analysis show that the effect of shotcrete on the increase in the safety factor is only 0.04, therefore it is better to reinforce reinforced soil on the slope. Keywords: Safety Number, GeoSlope 2012, Horizontal Drain, Shotcrete, Sigma / W, Slope / W, Terracing

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up