| JudulANALISIS KOMPARATIF USAHATANI PADI SAWAH ANTARA YANG MENGGUNAKAN DAN TIDAK MENGGUNAKAN BURUNG HANTU (TYTO ALBA) DI KECAMATAN MOILONG KABUPATEN BANGGAI |
| Nama: MOHAMAD SUKRIYANTO |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak ABSTRAK Mohamad Sukriyanto (E 322 24 019) Analisis Komparatif Usahatani Padi Sawah Antara yang Menggunakan dan Tidak Menggunakan Burung Hantu (Tyto Alba) di Kecamatan Moilong Kabupaten Banggai. Dibimbing oleh Made Antara dan Rustam Abdul Rauf. Kecamatan Moilong merupakan salah satu sentra produksi padi sawah di Kabupaten Banggai yang memiliki produktivitas tinggi, namun dalam beberapa tahun terakhir mengalami peningkatan serangan hama tikus yang berdampak pada penurunan hasil produksi dan peningkatan biaya pengendalian, sehingga diperlukan analisis perbandingan usahatani padi sawah antara sistem pengendalian hama menggunakan burung hantu (Tyto alba) dan sistem konvensional untuk menilai efektivitas dan efisiensi usahatani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan biaya produksi, produksi, dan pendapatan antara usahatani padi sawah yang menggunakan sistem burung hantu dan tanpa burung hantu di Kecamatan Moilong. Teknik penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan Proportional Stratified Random Sampling, yaitu pengambilan sampel yang dilakukan dengan membagi populasi ke dalam dua kelompok berdasarkan sistem usahatani padi sawah, yakni petani yang menggunakan burung hantu dan petani tanpa burung hantu, kemudian setiap kelompok diambil secara acak dengan jumlah yang proporsional sesuai besarnya populasi. Melalui total populasi 337 petani, diperoleh sampel sebanyak 77 responden, yang terdiri dari 36 petani pengguna burung hantu dan 41 petani tanpa burung hantu. Data dianalisis menggunakan uji-t dua sampel independen (independent sample t-test) dengan bantuan program SPSS versi 23 untuk mengetahui perbedaan biaya produksi, produksi, dan pendapatan antara petani padi sawah yang menggunakan sistem burung hantu dan yang tidak menggunakan burung hantu di Kecamatan Moilong. Sebelum dilakukan uji-t, terlebih dahulu dilakukan uji normalitas dan uji homogenitas varians sebagai syarat analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara petani padi sawah yang menggunakan burung hantu dan yang tidak menggunakan burung hantu pada variabel biaya, produksi, dan pendapatan di Kecamatan Moilong. Hal ini dilihat dari nilai signifikansi masing-masing variabel yang seluruhnya lebih kecil dari 0,05, yaitu biaya (0,046), produksi (0,030), dan pendapatan (0,000). Kata Kunci: Usahatani Padi Sawah, Burung Hantu, Biaya, Produksi, Pendapatan |