Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulANALISIS KOMPARATIF USAHATANI JAGUNG HIBRIDA DENGAN JAGUNG KOMPOSIT DI KECAMATAN TOILI KABUPATEN BANGGAI
Nama: SITI MA'IDAH DJANUN
Tahun: 2026
Abstrak
Siti Ma’idah Djanun (E32224009) Analisis Komparatif Usahatani Jagung Hibrida Dengan Jagung Komposit di Kecamatan Toili Kabupaten Banggai. Dibimbing oleh Made Antara dan Rustam Abdul Rauf, 2026. Jagung merupakan komoditas pangan strategis yang berperan penting dalam ketahanan pangan dan pendapatan petani, namun pemilihan varietas yang tepat antara jagung hibrida dan komposit masih menjadi pertimbangan mendasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan biaya, pendapatan, serta perbedaan signifikan antara usahatani jagung hibrida dan komposit di Kecamatan Toili, Kabupaten Banggai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 68 petani (22 petani hibrida dan 46 petani komposit) yang dipilih secara proportional stratified random sampling. Data dianalisis dengan perhitungan biaya dan pendapatan serta uji-t dua sampel independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata biaya produksi jagung hibrida lebih tinggi Rp.12.024.491/ha dibandingkan jagung komposit Rp.7.866.978/ha, namun pendapatan usahatani jagung hibrida secara signifikan lebih besar Rp.7.702.781/ha dibandingkan jagung komposit Rp.1.933.022/ha. Hasil uji-t membuktikan adanya perbedaan yang sangat nyata baik pada biaya maupun pendapatan antara kedua sistem usahatani. Hasil uji-t menunjukkan bahwa nilai t-hitung lebih besar dari t-tabel dengan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang sangat nyata antara biaya dan pendapatan usahatani jagung hibrida dan jagung komposit. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, usahatani jagung hibrida memberikan pendapatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan jagung komposit, meskipun memerlukan biaya produksi yang lebih besar. Dengan demikian, usahatani jagung hibrida lebih menguntungkan secara ekonomi dan direkomendasikan untuk dikembangkan di wilayah penelitian, meskipun memerlukan modal produksi yang lebih tinggi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi petani dan pemangku kebijakan dalam pengambilan keputusan terkait pemilihan varietas jagung yang sesuai dengan kondisi lokal. Kata Kunci: Analisis Komparatif; Usahatani Jagung; Hibrida; Komposit; Biaya; Pendapatan.

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up