| JudulANALISIS RANTAI PASOK BERAS DI DESA BALINGGI KECAMATAN BALINGGI KABUPATEN PARIGI MOUTONG |
| Nama: NI KOMANG SINTYA DEVI |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Ni Komang Sintya Devi (E32122149). Analisis Rantai Pasok Beras di Desa Balinggi Kecamatan Balinggi Kabupaten Parigi Moutong. (dibimbing oleh Dafina Howara dan Karlina Muhsin Tondi) Beras merupakan komoditas pangan utama bagi sebagian besar masyarakat Indonesia sehingga keberlanjutan sistem produksi dan distribusinya menjadi sangat penting. Desa Balinggi, Kecamatan Balinggi, Kabupaten Parigi Moutong merupakan salah satu wilayah sentra produksi padi sawah yang memiliki potensi produksi cukup besar. Namun, dalam praktiknya petani masih menghadapi berbagai permasalahan dalam sistem rantai pasok beras, khususnya terkait rendahnya pendapatan petani, perbedaan harga antara produsen dan konsumen, serta lemahnya akses informasi pasar. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa rantai pasok beras di Desa Balinggi belum terkelola secara optimal. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk untuk mengetahui rantai pasok padi di Desa Balinggi Kecamatan Baliggi Kabupaten Parigi Moutong, untuk menganalisis proses bisnis rantai pasok dan kinerja rantai pasok beras di Desa Balinggi Kecamatan Baliggi Kabupaten Parigi Moutong. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September-Desember 2025. Responden terdiri atas 60 orang petani, 2 orang pedagang pengumpul, 2 orang pedagang besar, 2 orang pedagang pengecer. Data penelitian terdiri dari data primer dan sekunder. Metode analisis data yang digunakan yaitu Proses bisnis rantai pasok (aliran produk, aliran keuangan, aliran informasi), analisis margin pemasaran, farmer’s share, dan efesiensi pemasaran. Hasil penelitian tentang Rantai pasok padi di Desa Balinggi memiliki 3 aliran yaitu aliran produk, aliran keuangan dan aliran informasi. Hasil perhitungan margin pemasaran, diperoleh margin total sebesar Rp7.700/kg. Nilai farmer’s share tertinggi terdapat pada Saluran II, yaitu sebesar 78,2%, Nilai Farmer’s Share pada saluran III adalah 73,8%. semua saluran pemasaran pada rantai pasok beras termasuk kategori efisien karena berada di <50%. Kata Kunci : Rantai Pasok, Efisiensi, Farmer’s share, Desa Balinggi |