| JudulPERAN PENYULUH PERTANIAN TERHADAP PENINGKATAN SUMBER DAYA MANUSIA PETANI KAKAO DI DESA OO PARESE KECAMATAN KULAWI SELATAN KABUPATEN SIGI |
| Nama: MASRINTO NDOLA |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Masrinto Ndola (E32121342) Peran Penyuluh Pertanian Terhadap Peningkatan Sumber Daya Manusia Kakao di Desa OO Parese Kecamatan Kulawi Selatan Kabupaten Sigi. Dibimbing oleh Bapak Ali Akrab dan Bapak I Gede Laksana Wibawa. Kurangnya kegiatan penyuluh pertanian sepeti sosialisasi dan kunjungan terhadap petani kakao di Desa OO Parese, Kecamatan Kulawi Selatan, Kabupaten Sigi, menjadi permasalahan penting karena berdampak pada rendahnya peningkatan kapasitas masyarakat dalam menggunakan metode tradisonal contohnya dalam pemangkasan, khususnya di sektor pertanian. Minimnya aktivitas penyuluhan ini dapat dipicu oleh terbatasnya jumlah penyuluh yaitu satu penyuluh dalam menagani empat kelompok tani. Maka dari itu tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui peran penyuluh pertanian terhadap peningkatan Sumber daya manusia sebagai fasilitator, motivator dan edukator pada petani yang ada di Desa OO Parese Kecamatan Kulawi Selatan Kabupaten Sigi. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk menggambarkan peran penyuluh pertanian dalam meningkatkan sumber daya manusia petani kakao di Desa OO Parese, Kecamatan Kulawi Selatan, Kabupaten Sigi. Desa ini dipilih secara sengaja (purposive) karena aktivitas penyuluhan pertanian di wilayah ini masih terbatas, memiliki akses yang baik, serta kesiapan petani untuk berpartisipasi dalam penelitian. Penelitian akan dilaksanakan dari November 2025 hingga Januari 2026. Responden ditentukan menggunakan Proporsional Random Sampling dari populasi 120 orang, sehingga diperoleh 24 responden. Data dikumpulkan menggunakan skala Likert, yang menurut Sugiyono (2019) merupakan serangkaian pernyataan untuk mengukur sikap, kepuasan, atau persepsi seseorang terhadap suatu hal. Analisis peran penyuluh dalam meningkatkan sumber daya manusia petani dilakukan dengan perhitungan interval skala Likert. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa peran penyuluh di Desa OO Parese sebagian besar berada pada kategori sedang, dengan beberapa kategori masih rendah. Secara spesifik: sebagai fasilitator, 58,3% responden menilai sedang dan 41,6% menilai tinggi; sebagai motivator, 70,83% menilai sedang dan 29,17% menilai rendah, tanpa responden yang menilai tinggi; sebagai edukator, 45,83% menilai sedang, 25% menilai tinggi, dan 29,17% menilai rendah. |