| JudulPERANKELOMPOKTANI DALAM USAHATANI PADI SAWAH DI DESA BALUKANG II KECAMATAN SOJOL KABUPATEN DONGGALA |
| Nama: WITRIANI |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak RINGKASAN Witriani (E 321 21 304), Peran Kelompok Tani Dalam Usahatani Padi Sawah Di Desa Balukang II Kecamatan Sojol Kabupaten Donggala (Dibimbing oleh Bapak Ali Akrab dan Bapak I Gede Laksana Wibawa, 2025). Kelompok tani berperan penting dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani melalui fungsi kelas belajar, wahana kerja sama, dan unit produksi. Sulawesi Tengah, khususnya Kabupaten Donggala dan Kecamatan Sojol, memiliki potensi besar dalam pengembangan padi sawah dengan dukungan kelompok tani dan penyuluh. Namun, di Desa Balukang II, peran kelompok tani masih belum optimal karena keterbatasan informasi, fasilitas, perencanaan, penerapan teknologi, serta kurangnya kerja sama kelembagaan. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kelompok tani dalam usahatani padi sawah di Desa Balukang II Kecamatan Sojol Kabupaten Donggala. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sampel 36 responden dari 178 populasi, ditentukan melalui teknik proportional random sampling. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan kuesioner, serta dianalisis menggunakan lima indikator kemampuan kelompok tani yang dinilai dengan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok tani di Desa Balukang II telah berperan optimal dalam tiga fungsi utama, yaitu kelas belajar, wahana kerja sama, dan unit produksi. Pada fungsi kelas belajar, pelatihan dan penyuluhan yang diberikan terbukti meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani. Sebagai wahana kerja sama, kelompok tani mempermudah kolaborasi antaranggota, menjadi forum musyawarah, serta menjalin hubungan baik dengan instansi pemerintah. Sementara itu, dalam unit produksi, kelompok tani memfasilitasi pengadaan sarana produksi, mendukung produksi kolektif, dan membantu pemasaran hasil panen sehingga memberikan manfaat ekonomi nyata bagi anggota. Hasil analisis Satisfaction Index (SI) juga menunjukkan bahwa seluruh indikator berada pada kategori sangat puas, dengan nilai tertinggi pada peningkatan kemampuan bertani, kerja sama, dan dukungan pengadaan sarana produksi. Hal ini menegaskan bahwa peran kelompok tani sangat penting dalam mendukung peningkatan kapasitas, produktivitas, dan kesejahteraan petani. |