| JudulANALISIS PRODUKSI DAN RISIKO USAHATANI PADI SAWAH DI DESA NONONG KECAMATAN BATUI KABUPATEN BANGGAI |
| Nama: WINDA ALFIANI |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak RINGKASAN Winda Alfiani (E32121271), Analisis Produksi dan Risiko Usahatani Padi Sawah di Desa Nonong Kecamatan Batui Kabupaten Banggai. (di Bimbing Oleh Prof. Dr. Ir. Effendy M.Si dan Husnul Khatima, SP., MP 2026). Penelitian ini dilatar belakangi oleh berbagai permasalahan yang dihadapi petani padi sawah di Desa Nonong, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, seperti ketidakpastian hasil produksi akibat faktor cuaca, serangan hama dan penyakit, ekonomi petani dan irigasi, serta penggunaan input usahatani yang tidak optimal. Salah satu permasalahan utama yang ditemukan adalah penggunaan benih dan tenaga kerja yang berlebihan, yang justru tidak meningkatkan hasil panen secara signifikan. Selain itu, keterbatasan dalam mengelola risiko produksi juga menjadi kendala yang berdampak pada pendapatan dan kesejahteraan petani. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh input usahatani (luas lahan, benih, pupuk, dan tenaga kerja) terhadap produksi, serta mengukur tingkat risiko yang dihadapi petani. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif, penelitian ini dilaksanakan pada bulan April hingga Juni 2025 di Desa Nonong, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai. Lokasi ini dipilih secara purposive karena merupakan salah satu produksi padi sawah di wilayah tersebut. Metode yang digunakan adalah survei dengan pendekatan kuantitatif, dan responden yang terlibat sebanyak 45 orang petani aktif yang diambil secara sensus karena jumlah populasi kurang dari 100 orang. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis regresi linear berganda dan analisis koefisien variasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0.712 menunjukkan bahwa 71.2% variasi produksi dipengaruhi oleh variabel yang diteliti. Uji F (simultan) keempat variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap produksi padi sawah. Uji t (parsial) luas lahan benih dan pupuk berpengaruh positif dan signifikan terhadap produksi padi sawah, sedangkan tenaga kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap produksi padi sawah. Adapun tingkat risiko produksi yang dihitung menggunakan koefisien variasi (CV) adalah sebesar 0,41, yang berarti bahwa risiko produksi tergolong sedang dan masih dapat ditoleransi oleh petani. |