Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulANALISIS BIAYA PRODUKSI DAN PEMASARAN USAHA LEBAH KELULUT SANDI BEE FARM DI DESA DOLAGO KECAMATAN PARIGI SELATAN KABUPATEN PARIGI MOUTONG
Nama: FATIMAH
Tahun: 2026
Abstrak
Fatimah (E 321 21 159). Analisis Biaya Produksi Dan Pemasaran Usaha Lebah Kelulut Sandi Bee Farm Di Desa Dolago Kecamatan Parigi Selatan Kabupaten Parigi Moutong, (dibimbing oleh Dr. Yulianti Kalaba, SP., MP dan Dr. Karlina Muhsin Tondi, SP., MP.). Pembangunan pertanian tidak lagi hanya berorientasi pada komoditas tanaman pangan dan perkebunan, tetapi juga pada subsektor peternakan yang memiliki nilai ekonomi tinggi serta berwawasan lingkungan seperti budidaya lebah kelulut atau lebah tanpa sengat dalam bahasa latin yaitu Trigona sp. Kabupaten Parigi Moutong, khususnya Desa Dolago Kecamatan Parigi Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya produksi dan pendapatan serta pemasaran usaha Sandi Bee Farm. Jenis metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Kuantitatif dan kualitatif Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Februari hingga mei 2025. Responden yang diambil sebanyak 7 orang yaitu pemilik usaha lebah kelulut, 2 orang karyawan, 2 orang pedagang pengecer, dan 2 konsumen. Data yang dianalisis dalam penelitian periode bulan Juli sampai Agustus 2024 pada periode ini terjadi peningkatakan jumlah produksi madu lebah kelulut dikarenakan ketersediaan pakan dan kondisi cuaca yang mendukung. Alat analisis yaitu analisis biaya produksi, analisis pendapatan dan analisis pemasaran. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dari satu kali produksi yaitu total biaya produksi sebesar Rp.1.815.571 dengan pendapatan produsen sebesar Rp.4.184.429 dan pendapatan pedagang pengecer Rp.3.284.429, memiliki dua saluran pemasaran yaitu saluran pemasaran pertama langsung kepada konsumen akhir sehingga tidak terdapat margin pemasaran dengan tingkat efisiensi pemasaran sebesar 0% yang menunjukkan bahwa saluran ini sangat efisien, dan saluran pemasaran kedua melalui pedagang pengecer lalu ke konsumen akhir diperoleh margin pemasaran sebesar Rp15.000 per botol, tingkat efisien sebesar 15% tergolong efisien berdasarkan kriteria efisiensi. Biaya pemasaran yang dikeluarkan produsen pada saluran ini sebesar Rp17.000 per botol, sedangkan pedagang pengecer sebesar Rp5.000 per botol. Hasil ini menunjukkan bahwa usaha budidaya lebah kelulut di Sandi Bee Farm menguntungkan secara ekonomis dan layak untuk dikembangkan. Kata kunci: lebah kelulut, biaya produksi, pemasaran, margin pemasaran, efisiensi pemasaran.

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up