| JudulANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHA TANI TUMPANGSARI TANAMAN KEMBANG KOL DAN (Lettuce Head) DI KOPERASI AGROMANDIRI DESA CIKOLE JAWA BARAT |
| Nama: EKA BINTANG JATMIKO |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Eka Bintang Jatmiko (E321 21 141). Analisis Pendapatan dan Kelayakan UsahataniTumpangsari Kembang Kol dan Lettuce Head di Koperasi Agromandiri Desa Cikole Jawa Barat (dibimbing oleh Dr. Alimudin Laapo. SP, M. Si dan Dian Safitri S.Agr, M.P.). Koperasi Agromandiri merupakan salah satu lembaga yang bergerak di bidang pertanian khususnya dibidang tanaman hortikultura yang terletak di jl Tangkuban Perahu No 517, Desa Cikole, Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat Provinsi Jawa Barat. Koperasi Agromandiri adalah suatu lembaga yang bergerak di bidang pertanian. Berskala rumah tangga yang berdiri sejak 2010 hingga sekarang permasalahan yang sering di hadapi oleh petani kembang kol dan lettuce head adalah lahan yang beralih fungsi menjadi infrastruktur serta pemukiman. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui besarnya pendapatan usahatani tumpangsari kembang kol dan lettuce head di koperasi agromandiri desa Cikole Jawa Barat, mengetahui kelayakan usahatani tumpangsari kembang kol dan lettuce head di koperasi Aromandiri Desa Cikole Jawa Barat Penelitian ini dilaksanakan bulan September-November 2024 di lahan Koperasi Agromandiri (500m) di Desa Cikole, Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat Provinsi Jawa Barat sebagai studi Independen dari PKKM (Program Kompetisi Kampus Merdeka) pada Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Tadulako Tahun 2024. Penentuan Lokasi secara purporsive atas arahan Kepala BPSI Tanaman Sayuran. Responden sebanyak 3 (tiga) orang. Metode pengumpulan data dilakukan secara observasi langsung sebagai bagian dari penelitian kaji tindak. Alat analisis data yang digunakan adalah analisis pendapatan dan analisis kelayakan dengan beberapa indikator utama yaitu: penerimaan, keuntungan, R/C ratio, dan Break Event Point. xiv Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil yang menguntungkan antara dua tanaman tersebut. Usahatani tumpangsari pada tanaman kembang kol dan lettuce head dapat menghasilkan hasil pada produksi kembang kol total biaya Rp. 1.654.427 menghasilkan penerimaan sebesar Rp.9.424.000 dengan pendapatan/keuntungan sebesar Rp.7.765.573 dengan hasil analisis R/C ratio 1,21 sedangkan tanaman lettuce head menghasilkan penerimaan Rp. 4.079.000 dengan pendapatan/keuntungan sebesar Rp. 3.149.000 hasil R/C ratio sebesar 1,29. Hasil analisis Break Event Point (BEP) memperlihatkan titik impas untuk produksi harga dan penerimaan tercapai pada BEP produksi total keseluruhan produksi tanaman kembang kol dan lettuce head sebesar 1.036/kg, BEP penerimaan total keseluruhan kembang kol dan lettuce head Rp.13.321,00. Sehingga dapat disimpulkan bahwa sistem tanaman tumpangsari yang dilakukan di koperasi agromandiri memberikan hasil yang menguntungkan dan dinyatakan layak untuk di jalankan. Kata kunci: Koperasi Agromandiri; Usahatani; Tumpangsari. |