Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulANALISIS FAKTOR FAKTOR YANG MEMENGARUHI PENDAPATAN PETANI KAKAO DI DESA KAPIROE KECAMATAN PALOLO KABUPATEN SIGI
Nama: MAGFIRLI
Tahun: 2026
Abstrak
MAGFIRLI (E 321 20 145) Analisis Faktor-Faktor yang Memengaruhi Pendapatan Petani Kakao di Desa Kapiroe Kabupaten Sigi. Dibimbing oleh Marhawati Mapattoba dan Made Krisna Laksmayani Antara, 2025. Kecamatan Palolo adalah salah satu wilayah potensial di Kabupaten Sigi dalam budidaya kakao, yang merupakan sumber pendapatan utama bagi masyarakat. Kakao merupakan komoditas ekspor yang harganya terkait dengan pasar global dan sukar diprediksi, sehingga berdampak langsung pada pendapatan petani. Selain itu, keterbatasan akses terhadap faktor-faktor produksi, seperti pupuk dan teknologi, juga turut menekan produktivitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya pendapatan petani dan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pendapatan tersebut. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kapiroe, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi pada bulan Oktober hingga Desember 2024, dengan pemilihan lokasi secara sengaja (Purposive sampling). Populasi penelitian ini adalah 97 orang petani kakao. Penentuan responden dilakukan dengan teknik (simple random sampling) sedangkan penentuan jumlah sampel dilakukan dengan menggunakan rumus Slovin diperoleh jumlah sampel sebanyak 30 responden. Data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara langsung kepada responden dengan menggunakan kusioner, sedangkan data sekunder diperoleh dari sumber-sumber relevan seperti BPS, BPP, serta literatur lainnya. Analisis data yang digunakan mencakup analisis pendapatan dan regresi linier berganda. Hasil analisis memperlihatkan bahwa rata-rata produksi kakao di Desa Kapiroe sebesar 398 kg/ha dengan rata-rata penerimaan petani sebesar Rp. 52.633.908/ha, rata-rata pendapatan petani kakao mencapai Rp 41.707.097/ha sedangkan total biaya produksi yang dikeluarkan petani sebesar Rp 10.926.811/ha, sehingga dapat disimpulkan bahwa usahatani kakao masih menguntungkan secara ekonomi. Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa secara simultan variabel harga jual (X?), biaya produksi (X?), luas lahan (X?), dan produksi (X?) berpengaruh signifikan terhadap pendapatan petani, dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,876. Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 7.749.998,28 + 317,77X? – 1,76X? – 2.626.601X? + 85,77X?, di antara keempat variabel tersebut, harga jual kakao (X?) merupakan faktor yang paling berpengaruh dengan koefisien regresi sebesar 317,773, yang berarti setiap kenaikan harga Rp 100 akan meningkatkan pendapatan sebesar Rp 317,773. Hal ini menunjukan bahwa kenaikan harga jual kakao berdampak langsung dan signifikan terhadap peningkatan pendapatan petani.

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up