Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulEVALUASI PELATIHAN GESELLSCHAFT FÜR INTERNATIONALE ZUSAMMENARBEIT TERHADAP PETANI KAKAO DALAM MENGHADAPI RISIKO PERUBAHAN IKLIM DI KECAMATAN PALOLO
Nama: KHAIRUL ZIAD
Tahun: 2026
Abstrak
Khairul Ziad (E 321 20 122) Evaluasi Pelatihan Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit terhadap Petani Kakao dalam Menghadapi Risiko Perubahan Iklim di Kecamatan Palolo (dibimbing oleh Davina Howara dan Dian Safitri, 2025). Evaluasi hasil pelatihan kepada petani kakao merupakan tahapan terpenting untuk mengukur efektivitas dalam meningkatkan kemampuan petani menghadapi resiko perubahan iklim di Kecamatan Palolo. Pelatihan GIZ melalui pendampingan langsung dari JB Cocoa terhadap petani kakao terus dievaluasi agar dapat mengetahui dampak jangka panjang dari pelatihan secara menyeluruh. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui efektivitas hasil pelatihan GIZ terhadap keterampilan petani kakao dalam menghadapi resiko perubahan iklim di Kecamatan Palolo. Pemilihan lokasi ini dilakukan secara sengaja (purposive) karena merupakan salah satu daerah sasaran program pelatihan GIZ yang melakukan pendapingan bagi petani kakao. Responden penelitian dipilih dengan kombinasi pendekatan total sampling. Seluruh anggota populasi sebanyak (38 orang petani) akan dijadikan sebagai responden. Penentuan responden menggunakan pendekatan sensus sampling (sampling jenuh), di mana seluruh populasi dijadikan sebagai responden penelitian. Alat analisis data yang di gunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil data penilaian ini dilihat dari delapan indikator topik untuk mengetahui efektif atau tidaknya hasil pelatihan, terdapat empat topik yang setuju atau ketegori efektif dan empat topik yang netral atau kurang efektif. Delapan indikator topik pelatihan yaitu, peningkatan ketahanan terhadap risiko perubahan iklim, memiliki nilai rata-rata 2,84 dengan kategori setuju atau efektif. Meningkatkan keterampilan mitigasi risiko perubahan iklim memilki nilai rata-rata 2,02 dengan kategori netral atau kurang efektif. Pengelolaan sumberdaya (lahan, air, dan hutan) memperoleh nilai rata-rata sebesar 2,81 dengan kategori setuju atau efektif. Konservasi dan pengelolaan ekosistem, memiliki nilai rata-rata 1,89 dengan kategori netral atau kurang efektif. Meningkatkan ketahanan iklim dalam sistem produksi pertanian, memiliki rata-rata nilai rata-rata 1,84 yang tergolong dalam kategori netral atau kurang efektif. Sistem Agroforestry, memiliki nilai rata-rata 2,92 berada di kategori Setuju atau efektif. Pengelolaan Sumber Air Terpadu, memilki rata-rata nilai 2,05 dengan kategori Netral atau kurang efektif serta efisiensi penggunaan air masuk dalam kategori Setuju atau efektif, dengan nilai rata-rata sebesar 3,00. Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan GIZ melalui kegiatan pelatihan Sekolah Lapang (SL) secara keseluruhan dapat membantu meningkatkan keterampilan baru petani kakao dalam menghadapi risiko perubahan iklim yang masuk dalam kategori efektif, dengan nilai rata-rata 2,44.

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up

slot gacor https://vta.kemenhub.go.id/assets/