Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulAnalisis Pendapatan Usahatani Tanaman Kembang Kol (Brassica Oleracea Var. Botrytis) Di Desa Mekarsari Kecamatan Lore Timur Kabupaten Poso
Nama: DEVITA IDRIANA LEMPAMORO
Tahun: 2025
Abstrak
Devita Idriana Lempamoro (E32120011). Analisis Pendapatan Usahatani Tanaman Kembang Kol (Brassica oleracea var. botrytis) Di Desa Mekarsari Kabupaten Lore Timur Kecamatan Poso (dibimbing oleh John Tomy dan Siti Yuliaty Chansa Arfah, 2025). Tanaman hortikultura merupakan salah satu subsektor pertanian yang memainkan peran penting dalam pertanian Indonesia Hortikultura mencakup berbagai jenis tanaman sayur-sayuran, buah-buahan, obat-obatan dan tanaman hias. Kembang kol menjadi salah satu komoditas hortikultura jenis sayuran dengan nama latin Brassica oleracea var.botrytis. Proses pembudidayaan sayuran kembang kol oleh petani tidak terlepas dari permasalahan yang berpengaruh terhadap pendapatan yang diterima oleh petani. Permasalahan yang dialami oleh petani kembang kol di Desa Mekarsari ialah adanya hama dan penyakit, , tidak tersedianya saluran irigasi yang menyebabkan ketersediaan air sedikit dan harga yang mengalami fluktuasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besaran pendapatan dalam usahatani kembang kol di Desa Mekarsari Kecamatan Lore Timur Kabupaten Poso. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Mekarsari Kecamatan Lore Timur Kabupaten Poso. Penelitian ini dilaksanakan selama tiga bulan, yaitu pada bulan Mei sampai bulan Juli 2024. Sumber data yang akan digunakan dalam penelitian ini terdiri atas dua data yaitu data primer dan data sekunder, dimana data primer adalah data yang diperoleh dengan cara observasi dan wawancara langsung kepada responden petani kembang kol yang berjumlah 44 orang dengan menggunakan daftar pertanyaan. Data sekunder diperoleh dari berbagai literatur maupun instansi-instansi terkait dengan penelitian ini. Analisis yang digunakan adalah analisis pendapatan. Hasil penelitian diperoleh rata-rata luas lahan petani responden kembang kol adalah 0,31/ha, dari luas lahan tersebut diperoleh hasil produksi rata-rata 3.113 kg dengan harga jual Rp.10.000/kg, maka diperoleh rata-rata penerimaan sebesar Rp. 31.130.000/0,31 ha/MT atau Rp. 101.451.900/ha. Rata-rata penggunaan biaya total produksi sebesar Rp. 8.889.583/0,31 ha/MT atau Rp. 29.124.034/ha, sehingga rata-rata pendapatan usahatani kembang kol yang diperoleh petani responden di Desa Mekarsari sebesar Rp. 22.240.417/0,31 ha/MT atau Rp. 72.327.866/ha.

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up