Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulDAMPAK USAHATANI KELAPA SAWIT TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI DESA LALUNDU KECAMATAN RIO PAKAVA KABUPATEN DONGGALA
Nama: JUSUAN JANA
Tahun: 2023
Abstrak
ABSTRAK Pembangunan perkebunan kelapa sawit merubah mata pencarian masyarakat di Desa Lalundu Kecamatan Rio Pakava yang awalnya pertanian ladang dengan komoditi seperti tanaman jagung, kacang tanah, dan tanaman palawija menjadi petani kelapa sawit ataupun buruh perkebunan kelapa sawit. Perubahan mata pencarian petani berpengaruh terhadap pedapatan yang diperoleh petani sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak usahatani kelapa sawit terhadap kesejahteraan masyarakat di Desa Lalundu, Kecamatan Rio Pakava, Kabupaten Donggala. Pemilihan sampel ditentukan secara sengaja ( Purposive ) yaitu kelompok tani Iga Beringin yang berjumlah 32 orang. Data yang digunakan bersumber dari data primer dan data sekunder. Analisis yang digunakan yaitu analisis pendapatan ? = TR – TC dan analisis kesejahteraan jumlah pengeluaran konsumsi rumah tangga perkapita dibagi harga beras setempat. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa rata-rata penerimaan petani sebesar Rp.28.182.277,04/ha/tahun dengan pendapatan sebesar Rp.22.894.292,73/ha/tahun. Berdasarkan analisis kesejahteraan menunjukan tingkat kesejahteraan rumah tangga petani kelapa sawit di Desa Lalundu Kecamatan Rio Pakava Kabupaten Donggala menurut kriteria Sajogyo termasuk dalam indikator keluarga sejahtera dengan komsumsi beras pertahun sebanyak 1.325 kg beras dalam setahun (> 960 kg setara nilai beras/tahun) sehingga kriteria rumah tangga dalam kategori layak. Kata Kunci : Dampak Usahatani Kelapa Sawit, Kesejahteraan Masyarakat, Pendapatan ABSTRACT The development of oil palm plantations changed the livelihood of the people in Lalundu Village, Rio Pakava District, who originally farmed fields with commodities such as corn, peanuts, and crops into oil palm farmers or oil palm plantation workers. Changes in farmers' livelihoods affect the income obtained by farmers so it can increase farmers' income and welfare. The purpose of this study was to determine the impact of oil palm farming on the welfare of the community in Lalundu Village, Rio Pakava District, Donggala Regency. The selection of samples was determined intentionally (Purposive) namely the Iga Beringin farmer group which amounted to 32 people. The data used is sourced from primary data and secondary data. The analysis used is income analysis ? = TR – TC and welfare analysis of total household consumption expenditure per capita divided by local rice prices. The results showed that the average income of farmers was Rp.28,182,277.04/ha/year with income of Rp.22,894,292.73/ha/year. Based on welfare analysis, it shows that the level of household welfare of oil palm farmers in Lalundu Village, Rio Pakava District, Donggala Regency, according to Sajogyo criteria, is included in the prosperous family indicator with annual rice consumption of 1,325 kg of rice in a year (> 960 kg equivalent to rice value / year) so that household criteria are in the feasible category. Keywords: Impact of Oil Palm Farming, Community Welfare, Income

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up