Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulAnalisis Pendapatan Usahatani Kakao Sambung Pucuk Di Desa Aloo Kecamatan Ampibabo Kabupaten Parigi Moutong
Nama: KALBI
Tahun: 2023
Abstrak
Analisis Pendapatan Usahatani Kakao Sambung Pucuk Di Desa Aloo Kecamatan Ampibabo Kabupaten Parigi Moutong. Dibimbing oleh Made Antara dan Al Alamsyar 2023. Kakao telah menjadi komoditas strategis dalam kehidupan bernegara di Indonesia. Peran kakao, selain sebagai sumber pembuatan cokelat, juga menjadi sumber penghasilan bagi petani dan kebutuhan hidup sehari-hari bagi jutaan penduduk Indonesia. Desa Aloo merupakan Desa yang cukup potensial untuk tanaman kakao, dikarenakan Desa Aloo secara letak geografis dan tingkat kesuburan tanahnya sangat menunjang untuk menanam kakao. Sistem sambung pucuk merupakan sistem yang paling banyak diterapkan di Desa Aloo mengingat caranya yang lebih mudah dan produktifitasnya lebih banyak. Tetapi masih banyak petani yang kurang mengetahui cara merawat tanaman kakao sambung pucuk dengan baik dan benar sehingga rentan terserang hama dan penyakit yang berakibat pada kurangnya produksi tanaman Kakao Sambung Pucuk, sehingga membuat petani ragu dengan pendapatan yang di terima. Hal ini merupakan permasalahan yang sedang di hadapi petani Kakao Sambung Pucuk di Desa Aloo, sehingga penulis tertarik untuk melakukan penelitian tentang Analisis Pendapatan Usahatani Kakao Sambung pucuk di Desa Aloo Kecamatan Ampibabo Kabupataten Parigi Moutong. Penelitian ini dilaksankan di Desa Aloo Kecamatan Ampibabo Kabupaten Parigi Moutong. Penentuan lokasi dilakukan secara sengaja (purposive), dengan pertimbangan bahwa di Desa Aloo tersebut merupakan salah satu desa penghasil kakao dengan sistem sambung pucuk. Penelitian ini di laksanakan pada bulan Juli sampai September Tahun 2022. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini bersumber dari data primer dan data sekunder. Data primer di peroleh dengan cara observasi dan wawancara langsung denga petani yang di bantu dengan daftar pertanyaan (Questioner), sedangkan data sekunder di peroleh dari literatur-literatur dan instansi-instansi terkait dan sumber-sumber tertulis lainya yang dapat mendukung. Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis pendapatan (????). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa rata-rata pendapatan petani responden usahatani kakao Sambung Pucuk di Desa Aloo yakni sebesar Rp.21.538.283,49/ha. Dengan rata-rata total penerimaan sebesar Rp.26.841.710,42/ha, dimana rata-rata total biaya yang digunakan sebesar Rp. 4.458.710,42/ha, yang terdiri dari rata-rata total biaya variabel sebesar Rp. 4.279.810,57/ha dan rata-rata total biaya tetap sebesar Rp. 176.248,12/ha.

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up