Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulANALISIS PEMASARAN KAKAO DI DESA SEJAHTERA KECAMATAN PALOLO KABUPATEN SIGI
Nama: Tri Endah Pratiwi R
Tahun: 2019
Abstrak
ABSTRACT This study aims to analyze the form of marketing channels, marketing margins, the price received by farmers and marketing efficiency. This research was conducted in the Prosperous Village of Palolo Subdistrict, Sigi Regency from August and October 2018. Determination of Respondents was conducted using the simple random sampling method with 36 respondents consisting of cocoa farmers. The results of the analysis there are two forms of marketing channels that exist in the Prosperous Village, namely: Channel I. Farmers sell cocoa to collectors, then collectors sell cocoa to large traders in the City of Hammer and then sell again to consumer traders outside the city (Surabaya). Channel II. Farmers sell cocoa to collectors and then traders sell to consumers (Chocolate House Industry). The total marketing margin obtained in the first channel is IDR7000 / kg, and the total marketing margin obtained in the second channel is IDR3,500 / kg. The share of prices received by producers in the first channel was 78.12%, while the share of prices received by producers in the second channel was 88.33%. The efficiency value in the first channel is 2.65%, while the second channel is 2.67%. An efficient marketing channel is the first channel. Keywords: Efficiency, Price, Consumer, Margin, Trader ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk saluran pemasaran, margin pemasaran, bagian harga yang diterima petani serta efisiensi pemasaran. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sejahtera Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi dari bulan agustus dan oktober 2018. Penentuan Responden dilakukan dengan metode sampel acak sederhana (method simple random sampling) dengan jumlah responden 36 orang petani kakao. Hasil analisis ada dua bentuk saluran pemasaran yang ada di Desa Sejahtera,yaitu : Saluran I. Petani menjual kakao kepada pedagang pengumpul, kemudian pedagang pengumpul menjual kakao ke pedagang besar berada di Kota palu dan kemudian menjual lagi kepada pedagang konsumen yang ada di luar kota (Surabaya). Saluran II. Petani menjual kakao ke pedagang pengumpul kemudian pedagang pengumpul menjual ke konsumen (Industri Rumah Coklat). Margin total pemasaran kakao yang diperoleh pada saluran pertama yaitu Rp7000/kg, dan margin total pemasaran yang diperoleh pada saluran kedua Rp3.500/kg. Bagian harga diterima produsen pada saluran pertama sebesar 78,12%, sedangkan bagian harga diterima produsen pada saluran kedua 88,33%. Nilai efisiensi pada saluran pertama sebesar 2,65%, sedangkan saluran kedua nilai efisiensi sebesar 2,67%. Saluran pemasaran yang efisien adalah saluran pertama. Kata Kunci : Efisiensi, Harga, Konsumen, Margin, Pedagang

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up