| JudulPERTUMBUHAN BIBIT KAKAO (Theobroma Cacao L.) KLON M45 HASIL SAMBUNG PUCUK PADA BERBAGAI KONSENTRASI PUPUK BOOSTER 76 |
| Nama: NURUL ZAKYYAH MOMPEWA |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Nurul Zakyyah Mompewa (E28122102). Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao L.) Klon M45 Hasil Sambung Pucuk pada Berbagai Konsentrasi Pupuk Booster 76 (Dibimbing oleh Zainuddin Basri dan Mirni Ulfa Bustami, 2026). Kakao klon M45 merupakan salah satu jenis kakao unggul dan patut dikembangkan. Pengembangan kakao membutuhkan ketersediaan bibit yang di antaranya ditempuh melalui teknik sambung pucuk. Bibit yang diperoleh melalui sambung pucuk diharapkan tumbuh baik pasca penyambungan dan untuk itu dibutuhkan kondisi tumbuh, seperti pemberian pupuk Booster 76 yang mengandung nutrisi maupun ZPT. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengkaji pertumbuhan bibit kakao M45 pada berbagai konsentrasi pupuk Booster 76. Penelitian dilaksanakan di Desa Kalukubula, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah yang berlangsung dari bulan Agustus 2025 sampai Januari 2026. Penelitian ini disusun dalam Rancangan Acak Kelompok satu faktor dengan perlakuan yang dicobakan yaitu konsentrasi pupuk Booster 76 yang terdiri dari tanpa pupuk Booster 76 (kontrol), 4 ml , 8 ml, 12 ml, 16 ml dan 20 ml pupuk Booster 76 per liter air. Setiap unit percobaan diulang lima kali sehingga diperoleh 30 unit percobaan dan masing-masing unit percobaan menggunakan lima polybag (ditanami satu benih) sehingga terdapat total 150 polybag (benih kakao) yang digunakan. Variabel yang diamati mencakup persentase tumbuh, jumlah tunas, panjang tunas, jumlah daun, luas daun dan diameter batang. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis keragaman dan hasil analisis keragaman yang menunjukkan pengaruh nyata atau sangat nyata kemudian diuji lanjut menggunakan uji Beda Nyata Jujur taraf 5% guna mengetahui perbedaan nilai rata-rata antar perlakuan yang dicobakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk booster 76 berpengaruh nyata hingga sangat nyata terhadap jumlah tunas, panjang tunas, jumlah daun, luas daun dan diameter batang dengan konsentrasi yang lebih baik yaitu 16 ml per liter air. Pada konsentrasi tersebut diperoleh rata-rata jumlah tunas, panjang tunas, jumlah daun, luas daun dan diameter batang berturut-turut 3.00 tunas, 8.82 cm, 8.96 helai, 98.70 cm2, 1.44 mm dan persentase tumbuh setelah penyambungan mencapai 100%. Kata kunci: Bibit kakao klon M45, Sambung pucuk, Pupuk Booster 76. |