| JudulEvaluasi Status Hara Pada Lahan Miring Kelapa Sawit {Elaeis Guineensis Jacq} PT. SPN Desa Lembontonara |
| Nama: YUNI YATI LASIMPU |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Yuni Yati Lasimpu (E 281 21 299) Evaluasi Status Hara Pada Lahan Miring Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq) PT. SPN Desa Lembontonara. Dibimbing oleh Ramlan dan Rachmat Zainuddin. Evaluasi status hara merupakan metode mitigasi untuk mengurangi lahan kritis, metode ini di gunakan untuk menduga tingkat kandungan hara tanah dengan melihat faktor pembatasnya melalui indikator sifat kimia berupa pH KTK dan hara makro esensial. Selain itu, evaluasi status hara tanah dapat di gunakan untuk melakukan perencanaan penanaman dan pola penggunaan lahan yang sesuai dengan kemampuan lahannya. Ketersediaan unsur hara merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Ketersediaan adalah perubahan unsur hara dari bentuk organik menjadi bentuk anorganik. Pada lahan yang miring kemungkinan besar hilangnya pupuk akibat pencucian air hujan sehingga mengakibatkan hilangnya unsur hara dalam tanah. Selain itu, faktor kekurangan unsur hara akibat hilangnya pupuk akibat erosi atau hilangnya tercuci oleh air hujan sehingga mempengaruhi produktifitas dan pertumbuhan tanaman kelapa sawit. PT Sinergi Perkebunan Nusantara (SPN) merupakan perusahaan yang bergerakdi sektor agribisnis, khususnya dalam pengelolaan perkebunan kelapa sawit dan produksi minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO). Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi status hara terhadap sifat kimia tanah di lahan miring kelapa sawit di PT. SPN Desa Lembontonara Kecamatan Mori Utara Kabupaten Morowali Utara. Penelitian ini di laksanakan di PT. SPN Desa Lembontonara Kecamatan Mori Utara Kabupaten Morowali Utara. Adapun analisis tanah dilakukan di Laboratorium Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Tadulako Palu, dari bulan Juli sampai Agustus 2025. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey langsung lapangan, kemudian pengambilan sampel tanah di ambil dari 2 lahan perkebunan kelapa sawit yang berada di lokasi, pengambilan sampel tanah di ambil pada kedalaman 0-20 cm pada kelerangan 8?n 15%. Setiap lahan di ambil 3 sampel tanah tidak utuh dan jumlah keseluruhan sampel sebanyak 6 sampel tanah. Hasil penelitian evaluasi status hara di lahan miring kelapa sawit PT. SPN di Desa Lembontonara menunjukkan : C-Organik memiliki kriteria sangat tinggi dan tinggi dengan nilai 5,29?n 4,89%. pH tanah tergolong agak masam. KTK memiliki kriteria sedang dan tinggi dengan nilai 22, 06 (cmol(+)kg-1), dan 36,07 (cmol(+)kg-1). Sedangkan N-Total memiliki kriteria tinggi dan rendah dengan nilai 0,38?n 0,16 dan pada P-Total memiliki kriteria tinggi dan sangat rendah dengan nilai57, 55?n 7, 24%. |