| JudulRESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PAKCOY (Brassica Rapa L.) PADA BERBAGAI KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR LIMBAH SAYURAN DAN JUMLAH TANAMAN PER LUBANG TANAM |
| Nama: NUR MUHAMAD CHOLEK |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Nur Muhamad Cholek (E 281 21 113). Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Pakcoy (Brassica rapa L.) Pada Berbagai Konsentrasi Pupuk Organik Cair Limbah Sayuran dan Jumlah Tanaman Per Lubang Tanam, (di bimbing oleh Ramal Yusuf dan Chitra Anggriani Salingkat) Tanaman pakcoy (Brassica rapa L.) tergolong komoditi sayuran yang banyak diminati oleh masyarakat Indonesia. Tanaman pakcoy memiliki banyak manfaat bagi kesehatan karena banyak mengandung sumber vitamin, mineral. Menurunya produksi pakcoy ini disebabkan oleh lahan pertanian yang produktif semakin sempit, serta pengunaan pupuk yang kurang tepat menjadi masalah utama bagi petani. Peningkatan produksi pakcoy juga dapat dicapai dengan penggunaan pupuk organik seperti pupuk kandang dan pupuk organik cair (POC) karena lebih ramah lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari berbagai konsentrasi pupuk organik cair (POC) dan jumlah tanaman per lubang terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Pombewe, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2024 sampai dengan Februari 2025. Penelitian ini disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 2 faktor. Faktor pertama adalah konsentrasi POC limbah sayuran yang terdiri atas 3 taraf yaitu: P1 = 100 mL/L air (100 ml POC + 900 ml Aquades), P2 = 150 mL/L air (150 ml POC + 850 ml Aquades), P3 = 200 mL/L air (200 ml POC + 800 ml Aquades), Faktor ke 2 adalah jumlah tanaman per lubang tanam : J1 = 1 Tanaman (Per lubang), J2 = 2 Tanaman (Per lubang), J3 = 3 Tanaman (Per lubang). Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali, sehingga keseluruhan terdapat 27 plot percobaaan, setiap plot percobaan terdiri dari 24 tanaman. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi interaksi antara jumlah tanaman per Lubang tanam dan konsentrasi pupuk oranik cair limbah sayuran terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pada parameter bobot segar tanaman, namun pada parameter tinggi tanaman umur 7,14,21, 28 HSPT, Jumlah daun umur 7,14,21,28 HSPT, luas daun, berat kering dan hasil ton/ha tidak menunjukan interaksi yang nyata antara jumlah tanaman per lubang dan konsentrasi POC. Pada perlakuan 1 tanaman per lubang tanam (J1) dan pemberian konsentrasi POC 200 mL/L air (P3) memberikan tanaman tertinggi pada umur 7, 14, 21, 28 HSPT, jumlah daun umur 7, 14, 21, 28 HSPT, dan luas daun, sedangkan pada 3 tanaman per lubang (J3) dan konsentrasi POC 200 mL/L air (P3) menghasilkan bobot segar, berat kering dan hasil ton/ha tertinggi. Kata kunci : Pakcoy, POC, Jumlah Tanaman |