| JudulPENGARUH PEMBERIAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL PADA TANAMAN BAWANG MERAH VARIETAS TINOMBO |
| Nama: RISMA ANRIANTI |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak RINGKASAN Risma Anrianti (E2812076). Pengaruh Pemberian Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan dan Hasil pada Tanaman Bawang Merah Varietas Tinombo. (dibimbing oleh Maemunah dan Enny Adelina, 2025). Bawang merah (Allium ascalonicum L.) adalah tanaman hortikultura yang tergolong sayuran memiliki fungsi sebagai penyedap makanan. Bawang merah hampir digunakan pada setiap masakan sehingga membuat permintaan bawang merah terus meningkat setiap tahunnya. Bawang merah juga memiliki nutrisi seperti kalsium, fosfor, zat besi, karbohidrat, vitamin seperti A, C dan minyak atsiri. Di Sulawesi Tengah, terdapat varietas lokal unggulan yaitu bawang merah varietas Tinombo. Meskipun permintaan bawang merah tergolong tinggi namun produksi setiap tahunnya mengalami penurunan. Data BPS pada tahun 2021 mencapai 4.625 ton, lalu mengalami penurunan produksi berturut-turut pada tahun 2022 mencapai 3.454 ton dan 2023 mencapai 3.228 ton. Penurunan produksi disebabkan berbagai faktor penting seperti luas lahan, penggunaan benih, dan penggunaan pupuk. Peningkatan produksi bawang merah dapat dilakukan dengan cara pemupukan yang tepat, salah satunya yaitu dengan menggunakan pupuk NPK Mutiara. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Kayumalue, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu, Sulawesi Tengah dan dilanjutkan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako, Palu. Penelitian dilaksanakan dari bulan Desember 2024 hingga Maret 2025. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok satu faktor menggunakan pupuk NPK yang terdiri dari : 1. Kontrol (tanpa pupuk NPK), 2. 350 kg/ha, 3. 400 kg/ha, 4. 450 kg/ha, 5. 500 kg/ha, sehingga terdapat lima unit perlakuan yang diulang lima kali, total diperoleh 25 unit perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan pemberian pupuk NPK memberikan pengaruh pada pertumbuhan dan hasil. Pemberian NPK dosis 500 kg/ha memberikan peningkatan signifikan yaitu pada tinggi tanaman sebesar 28,15%, jumlah daun 32,29%, berat segar umbi 104%, diameter umbi 21,57%, produksi per hektar 105%. Pemberian NPK pada 500 kg/ha memberikan hasil produksi dua kali lebih tinggi dibandingkan tanpa pemberian NPK. Secara statistik perlakuan 500 kg/ha tidak berbeda dengan perlakuan 450 kg/ha, dosis yang efektif adalah 450 kg/ha. |