| JudulTOKSISITAS DAN DAYA HAMBAT MAKAN EKSTRAK DAUN TEMBELEKAN (Lantana Camara L.) TERHADAP LARVA Spodoptera Frugiperda J.E. Smith (Lepidoptera: Noctuidae) |
| Nama: DEWI SINTA |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Dewi Sinta (E281 21 050) Toksisitas dan Daya Hambat Makan Ekstrak Daun Tembelekan (Lantana Camara. L) Terhadap Larva Spodoptera frugiperda (J.E Smith) (Lepidoptera: Noctuidae). (Dibimbing oleh Dr. Nur Khasanah, S.P., M.P dan Prof. Dr. Ir. Flora Pasaru, M. Si). Serangan ulat grayak jagung (Spodoptera frugiperda) menjadi salah satu penyebab utama penurunan produktivitas tanaman jagung (Zea mays L.). Pengendalian hama S. frugiperda oleh para petani seringkali masih bergantung pada penggunaan pestisida kimia karena kemudahan aksesnya di pasaran. Untuk mengurangi dampak penggunaan pestisida kimia, maka dibutuhkan alternatif pengendalian yang lebih aman dan ramah lingkungan. Salah satunya yaitu penggunaan ekstrak tumbuhan daun tembelekan (Lantana camara L.) yang mengandung senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, alkaloid, saponin, dan minyak atsiri, yang dapat menghambat perkembangan dan pertumbuhan serangga yang berpotensi sebagai insektisida nabati. Daun tembelekan (Lantana camara L.) mengandung senyawa metabolit sekunder yang berpotensi sebagai insektisida nabati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak daun tembelekan yang efektif terhadap mortalitas dan daya hambat makan larva S. frugiperda. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai bulan Agustus 2025 di Laboratorium Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako. Penelitian menggunakan metode Eksperimen dan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima konsentrasi perlakuan ekstrak daun tembelekan sebagai berikut P1;40%, P2; 20%, P3;10%, P4;5%, P5;2,5%) dan Kontrol ekstrak daun tembeleka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi ekstrak daun tembelekan berpengaruh nyata terhadap mortalitas dan daya hambat makan larva Spodoptera frugiperda. Konsentrasi pada perlakuan P1;40%, berpengaruh nyata terhadap mortalitas larva uji S. frugiperda dan daya hambat makan larva, dengan mortalitas larva uji yang di dapatkan sebesar 86,22?n daya hambat makan yang di dapatkan sebesar 57,09%. Semakin tinggi konsentrasi ekstrak yang diberikan, maka tingkat kematian larva semakin banyak dan semakin rendah aktivitas makan larva. Ekstrak daun tembelekan L. camara berpengaruh nyata terhadap toksisitas dan daya hambat makan larva S. frugiperda. Konsentrasi P1;40% ekstrak daun tembelekan merupakan konsentrasi yang efektif terhadap mortalitas dan daya hambat makan larva uji S. frugiperda. Kata Kunci: Daya Hambat Makan, Ekstrak Daun Tembelekan, Larva Spodoptera frugiperda, Mortalitas, Toksisitas. |