| JudulPENGARUH EKSTRAK AKAR TUBA (Derris Elliptica Benth) TERHADAP LARVA Crocidolomia Binotalis Zeller (Lepidoptera: Pyralidae) PADA TANAMAN PAKCOY (Brassica Rapa L). |
| Nama: ALDILA RAMADANI |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Pakcoy (Brassica rapa L.) merupakan komoditas hortikultura penting yang diminati masyarakat, namun produksinya di Indonesia mengalami penurunan akibat serangan hama, terutama Crocidolomia binotalis Z. Larva hama ini merusak titik tumbuh dan daun sehingga berpotensi menyebabkan kegagalan panen. Pengendalian selama ini masih bergantung pada insektisida kimia yang berdampak negatif terhadap lingkungan. Sebagai alternatif yang ramah lingkungan, ekstrak akar tuba (Derris elliptica) dapat digunakan karena mengandung senyawa rotenone yang bersifat sebagai racun kontak dan perut bagi serangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak akar tuba (EAT) terhadap kepadatan populasi, intensitas serangan larva C. binotalis, serta produksi tanaman pakcoy. Penelitian dilaksanakan pada Agustus hingga Oktober 2024 di Desa Sidera, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri atas 5 perlakuan konsentrasi EAT (0%, 1%, 2%, 3%, dan 4%) dengan 5 ulangan.. Hasil analisis menunjukkan bahwa aplikasi ekstrak secara signifikan mereduksi kepadatan larva hingga 1,84 ekor/tanaman pada konsentrasi 4% (P4). Penurunan intensitas serangan ini berkorelasi positif dengan peningkatan produktivitas tanaman yang mencapai puncaknya pada perlakuan P4 sebesar 33,34 ton/ha. Temuan ini mengindikasikan bahwa EAT memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi salah satu pengendalian hama terpadu. Kata kunci : Brassica rapa L., Crocidolomia binotalis Z., Derris elliptica B. |