Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulToksisitas Ekstrak Serai Wangi Dan Selasih Ungu Terhadap Ulat Grayak Frugiperda (Spodoptera Frugiperda J.E Smith) Hama Baru Tanaman Jagung
Nama: ARUM SEKAR WANGI
Tahun: 2022
Abstrak
Arum Sekar Wangi (E 281 17 056) Toksisitas Ekstrak Serai Wangi dan Selasih Ungu Terhadap Ulat Grayak Frugiperda (Spodoptera frugiperda J.E Smith) Hama Baru Tanaman Jagung (Dibimbing oleh Bapak Prof.Dr. Shahabuddin, M.Si dan Dr.Ir. Moh. Hiban Toana, M.Si., 2021). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui toksisitas ekstrak minyak atsiri Serai wangi (Cymbopogon nardus L.) dan Selasih ungu (Ocimum sanctum L.) berdasarkan nilai LC50. Penelitian ini dilaksanakan di Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Donggala untuk proses penyulingan. Proses pemeliharaan larva dan pengujian dilakukan di Laboratorium Hama dan Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako pada bulan Maret sampai bulan Oktober 2021. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan konsentrasi dan 4 ulangan, dan setiap perlakuan menggunakan 15 ekor larva Spodoptera frugiperda instar III. Konsentrasi serai wangi yang digunakan yaitu 0% (kontrol), 5%, 10%, 15?n 20%. Konsentrasi selasih ungu yang digunakan yaitu 0% (kontrol), 1%, 2%, 4?n 6%. Jika perlakuan berpengaruh nyata, maka akan dilakukan uji lanjut menggunakan uji lanjut Duncan. Variabel pengamatan yaitu gejala kematian dan mortalitas larva. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian ekstrak minyak atsiri serai wangi dan selasih ungu menyebabkan terjadinya perubahan warna kulit pada tubuh larva uji, yaitu menjadi warna coklat kehitaman, menjadi keriput, lunak dan mengeluarkan cairan. Toksisitas larva (LC50) menunjukan bahwa konsentrasi 0.86 ml pada serai wangi dan 0.19 ml pada selasih ungu dapat menyebabkan kematian setengah jumlah larva uji. Mortalitas larva dari perlakuan ekstrak menunjukan hasil bahwa semakin tinggi konsentrasi yang diberikan maka semakin meningkat jumlah mortalitas larva. Oleh karena itu, ekstrak minyak atsiri Serai wangi dan Selasih ungu dapat dimanfaatkan sebagai pestisida nabati.

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up