Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulPertumbuhan Dan Hasil Tanaman Pakcoy (Brassica Rapa L.) Pada Berbagai Konsentrasi POC
Nama: INGGRID FROLENCIA BARANI
Tahun: 2022
Abstrak
Inggrid Frolencia Barani E 281 17 029. Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Pakcoy (Brassica rapa L.) pada Berbagai Konsentrasi POC. (Dibimbing oleh Usman Made, 2021) Angka kebutuhan masyarakat terhadap komoditi sayuran semakin meningkat namun peningkatan ini belum memenuhi angka rekomendasi WHO terhadap konsumsi buah dan sayuran yaitu 400 gram per kapita per hari. Di masa pandemi Covid-19 masyarakat diarahkan untuk mengkonsumsi makanan yang kaya akan vitamin dan mineral. Pakcoy dapat menjadi salah satu komoditi yang dapat memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral masyarakat. Tanaman pakcoy (Brassica rapa L.) merupakan salah satu jenis sayuran yang masih dalam golongan yang sama dengan sawi. Pakcoy sering disebut dengan sawi sendok. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi POC yang paling baik untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Makmur, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai Agustus 2021. Penelitian ini disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok, terdiri dari enam perlakuan yaitu tanpa pemberian POC Eco Farming 0%, pemberian POC Eco Farming 0,1%, pemberian POC Eco Farming 0,2%, pemberian POC Eco Farming 0,3%, pemberian POC Eco Farming 0,4%, pemberian POC Eco Farming 0,5%, setiap perlakuan diulang sebanyak empat kali, sehingga terdapat 24 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pada pemberian POC Eco Farming konsentrasi 0,5 % memberikan pengaruh terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy dari perlakuan lainnya terhadap parameter tinggi tanaman, luas daun, berat basah dan berat kering, dengan nilai rata-rata tinggi tanaman 14 HST (7,81 cm) dan 28 HST (17,68 cm), rata-rata luas daun (1057,66 cm2), rata-rata berat basah (92,26 g) atau (22,39 ton/ha) serta rata-rata berat kering (7,05 g) atau (1,76 ton/ha).

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up