Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulINDEKS LAHAN DAN PRODUKSI KOPI ARABIKA (Coffea Arabica L.) PADA DUA LOKASI PERKEBUNAN MASYARAKAT DESA PERINDINGAN DAN DESA PASANG DI TORAJA
Nama: TRESENSIA IRNA BELO
Tahun: 2020
Abstrak
ABSTRAK Pembangunan pertanian berkelanjut-an membutuhkan manajemen lahan yang berkualitas dapat menggunakan metode evaluasi lahan dengan pendekatan yang tepat berdasarkan potensi sumberdaya lahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian lahan perkebunan kopi arabika dan menganalilisis hubungan antara indeks kesesuaian lahan dengan hasil kopi arabika. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif yang dilakukan dengan survei langsung di perkebunan kopi arabika di Kabupaten Tanah Toraja Sulaweswi Selatan. Analisis kesesuaian lahan dilakukan dengan menggunakan pendekatan parametrik dengan persamaan Indeks Storie diikuti dengan analisis hubungan indeks kesesuaian lahan dengan hasil kopi arabika menggunakan koefisien determinasi serta analisisn ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahawa periode pertumbuhan tanaman di perkebunan kopi arabika di daerah tropika basah yang relatif kering berlangsung dari Bulan Juni sampai September 2019, topografi datar sampai berberbukit, tekstur halus, drainase baik, solum dangkal sampai dalam, pH agak masam, kapasitas tukar kation dan kejenuhan basah sedang dan kandungan bahan organik sedang. Kesesuaian lahan untuk tanaman kopi arabika di lokasi penelitian tergolong cukup sesuai (S2) dan sesuai marginal (S3) masing-masing Desa Pasang dan Desa Parindingan dengan faktor pembatas topografi , pH, dan suhu. Indeks kesesuaian lahan di lokasi penelitian berkisar 32,21 sampai 50,12; hasil kopi arabika berkisar 6 sampai 8 ton per hektar. Koefisien determinasi (R) antara indeks kesesuaian lahan dan hasil kopi arabika adalah satu (1). Hal ini menandakan kekuatan korelasi antara indeks kesesuaian lahan dan hasil kopi arabika. Hal ini menunjukkan bahwa indeks kesesuaian lahan dapat digunakan sebagai penduga potensi kopi arabika Kabupaten tanah Toraja. Pendapatan bersih petani kopi arabika berkisar Rp.129.900.000 – 117.797.000 dengan R/C ratio berkisar 4.41 –6.02. Kata kunci : Kelas kesesuaian lahan, Indeks lahan, kopi arabika, produksi dan pendapatan

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up