Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulUJI DAYA HAMBAT EKSTRAK DAUN SIRIH (piper Betle L.) UNTUK MENEKAN PERTUMBUHAN CENDAWAN Colletotrichum Capsici PADA CABAI ( Capsicum Annum ) SECARA IN VITRO
Nama: SURYATI
Tahun: 2022
Abstrak
Suryati (E 281 15 345) Uji Daya Hambat Ekstrak Daun Sirih (Piper betle L.) Untuk Menekan Pertumbuhan Cendawan Colletotrichum capsici Pada Cabai (Capsicum Annum) SecaraIn Vitro (dibimbing oleh Bapak Irwan Lakani,2022). Cabai (Capsicum Annum) merupakan tanaman dari jenis sayuran yang memiliki buah dengan rasa pedas, cabai memiliki banyak vitamin dan gizi dan produksi buah cabai dapat meningkatkan pendapatan petani cabai.Busuk buah cabai (Antraknosa) yang disebabkan oleh jamur Colletotrichum capsici, merupakan penyakit yang terpenting yang dapat menurunkan tingkat konsentrasi cabai di Indonesia. Ekstrak daun sirih mengandung minyak atsiri yang terdiri dari chaficol paralyphenol atau betlephenol yang dapat menghambat proses pertumbuhan penyakit busuk buah cabai. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat konsentrasi yang tepat pada ekstrak daun sirih dalam menghambat pertumbuhan koloni C.capsicipenyebab busuk buah cabai secara in vitro. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2019, di Laboratorium Penyakit Tanaman, Fakultas Pertanian (UNTAD). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan ditambah control yaitu MS0 % (kontrol), MS1 0,1%, MS2 0,3%, MS3 0,6%, MS4 0,9?n diulang sebanyak 3 kali ulangan . Hasil penelitian ini menunjukkan perlakuan konsentrasi 0,9% ekstrak daun sirih lebih baik dalam menghambat pertumbuhan diameter koloni. Persentase daya hambat tertinggi adalah konsentrasi 0,9?n berbeda nyata pada perlakuan lainnya. Adanya daya hambat terhadap diameter koloni jamur menunjukkan bahwa senyawa anti mikroba yang terdapat pada ekstrak daun sirih berupa sitronelal dan kavikol diduga mampu merusak jaringan dan mengakibatkan kerusakan struktur hifa jamur dan menghambat pertumbuhan spora.

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up