Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulPERTUMBUHAN BAWANG MERAH (Allium Ascalonicum L.) DARI BIJI PADA BERBAGAI KONSENTRASI SUKROSA DAN KEPEKATAN MEDIA MURASHIGE AND SKOOG
Nama: BUDI HARYANTO
Tahun: 2022
Abstrak
ABSTRAK Pertumbuhan eksplan pada media kultur jaringan ditentukan oleh sejumlah faktor, diantaranya konsentrasi sukrosa dan kepekatan hara pada media yang digunakan. Penelitian dalam bentuk percobaan telah dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan konsentrasi sukrosa dan atau kepekatan hara media MS yang sesuai bagi pertumbuhan bawang merah dari biji. Percobaan didesain dalam bentuk Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial dengan dua faktor yang dicobakan. Faktor pertama adalah konsentrasi sukrosa yang terdiri atas tiga taraf, yaitu 30 gram Sukrosa/Liter Media, 45 gram Sukrosa/Liter Media, dan 60 gram Sukrosa/Liter Media. Faktor kedua adalah kepekatan hara media MS yang terdiri atas tiga level, yaitu 0,5 kali; sesuai kepekatan; dan 1,5 kali kepekatan hara media MS. Terdapat sembilan kombinasi perlakuan dan setiap kombinasi perlakuan diulang sebanyak empat kali sehingga terdapat 36 satuan percobaan. Tiap satuan percobaan menggunakan tiga eksplan biji tanaman bawang merah sehingga total terdapat 108 biji bawang merah yang digunakan. Variabel yang diamati yaitu saat muncul tunas, jumlah daun, panjang daun, dan berat biomassa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi 30 gram Sukrosa/Liter Media dan 0,5 kali kepekatan media dasar MS merupakan komposisi yang sesuai bagi pertumbuhan awal bawang merah dari biji yang ditunjukkan dengan saat muncul tunas paling cepat dan pembentukan helai daun paling banyak saat 2 MST. Penggunaan sukrosa atau media dasar MS masing-masing pada konsentrasi 30 Sukrosa/Liter Media atau 0,5 kali dari kepekatannya sesuai bagi pertumbuhan bawang merah yang ditunjukkan dengan pertumbuhan daun paling panjang dan biomassa paling berat. Kata kunci : Bawang merah, benih, sukrosa, media Murashige dan Skoog (MS). ABSTRACT The growth of explans in tissue culture media is determined by a number of factors, including the concentration of sucrose and the concentration of nutrients in the media used. Research in the form of experiments has been conducted with the aim of obtaining the concentration of sucrose and/or nutrient concentrations of MS media suitable for the growth of onions from seeds. The experiment was designed in the form of a Complete RandomIzed Design (RAL) factorial pattern with two tried-and-out factors. The first factor is the concentration of sucrose consisting of three levels, namely 30 grams of Sucrose / Litre Media, 45 grams of Sucrose / Litre Media, and 60 grams of Sucrose / Litre Media. The second factor is the concentration of MS media nutrients consisting of three levels, namely 0.5 times; in accordance with the concentration; and 1.5 times the concentration of MS media nutrients. There are nine combinations of treatments and each combination of treatments is repeated four times so that there are 36 units of experiments. Each experimental unit used three onion plant seed explans so that a total of 108 onion seeds were used. The observed variables are when buds appear, the number of leaves, the length of the leaves, and the weight of biomass. The results showed that the concentration of 30 grams of Sucrose /Litre Media and 0.5 times the concentration of basic media MS is an appropriate composition for the initial growth of onions from seeds indicated by the fastest buds and the formation of leaves at most when 2 MST. The use of sucrose or MS base media is each at a concentration of 30 Sucrose / Litre Media or 0.5 times of concentration is suitable for the growth of onions indicated by the longest leaf growth and the heaviest biomass. Keywords: Onions, seed, sucrose, Murashige and Skoog (MS) media.

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up