Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulPENGARUH BERBAGAI KONSENTRASI GIBERELIN (GA3) DALAM PEMATAHAN DORMANSI BENIH SALAK (Salacca Zalacca GAERTNER.)
Nama: IDAMUSDALIFA OKTAVIANTI
Tahun: 2019
Abstrak
Tanaman salak (Salacca zalacca Gaertner.) merupakan salah satu komoditas yang menarik untuk dikembangkan sebagai komoditas yang dapat memenuhi kebutuhan dalam negeri maupun ekspor. Kendala utama dalam pengembangan salak adalah ketersediaan bibit dengan kualitas yang baik untuk itu dilakukan perbanyakan dengan cara generatif (biji), pelaksanaanya lebih mudah, akarnya lebih kuat, dan dapat diperoleh bibit yang lebih banyak. Namun karena salak memiliki kulit benih yang keras, maka dibutuhkan perlakuan awal agar benih tersebut dapat cepat berkecambah. Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan konsentrasi giberelin yang tepat dalam mempercepat proses pemecahan dormansi benih salak (Salacca zalacca Gaertner). Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Benih, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako, Palu. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan, setiap perlakuan diulang sebanyak 5 kali. Perlakuan terdiri dari kontrol (P0), konsentrasi GA3 30 ppm (P1), konsentrasi GA3 40 ppm (P2), konsentrasi GA3 50 ppm (P3) dan konsentrasi GA3 60 ppm (P5). Variabel yang diamati yaitu daya berkecambah, kecepatan berkecambah, panjang plumula, panjang radikula, waktu munculnya aksis embrio dan bobot kering kecambah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perendaman benih salak dalam larutan giberelin (GA3) pada konsentrasi 60 ppm dan 50 ppm optimal dalam pematahan dormansi benih salak terhadap pengamatan panjang plumula dan waktu munculnya aksis embrio. Pada konsentrasi 60 ppm memiliki panjang plumula 5,52 cm dan waktu munculnya aksis embrio 9,2 hari sedangkan konsentrasi giberelin 50 ppm panjang plumula yaitu 4,58 cm dan waktu munculnya aksis embrio 9,38 hari. Kata kunci : Salak, dormansi, giberelin

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up