Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulINDEKS BAHAYA EROSI PADA HULU DAERAH ALIRAN SUNGAI WIMBI DI DESA SAWIDAGO KECAMATAN PAMONA UTARA KABUPATEN POSO
Nama: EBEN HEYZER AMPUGO
Tahun: 2019
Abstrak
Daerah Aliran Sungai (DAS) adalah suatu wilayah daratan yang secara topografi dibatasi oleh punggung-punggung gunung yang menampung dan menyimpan air hujan untuk kemudian menyalurkan kelaut melalui sungai utama. Faktor alam yang sangat berpengaruh terhadap erosi antara lain: curah hujan yang tinggi, panjang dan kemiringan lereng, sifar-sifat tanah yang kurang peka terhadap ancaman pukulan air hujan dan penutupan tanah yang kurang baik. Penelitian ini dilakukan di sub DAS Wimbi ± 10.487,4 ha yang merupakan bagian dari DAS Poso. Secara geografis Sub DAS Wimbi terletak antara 1º 42’48,28”-1º54’13,87” LS dan 120º38’56,19”-120º43’24,94” BT. Kegunaan dari peneltian ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai Indeks Bahaya Erosi pada Hulu DAS Wimbi di Desa Sawidago Kecamatan Pamona Utara Kabupaten Poso. Penelitian ini dilaksanakan selama 3 (tiga) bulan yaitu mulai bulan Desember 2018 sampai dengan bulan maret. Lokasi penelitian di laksanakan di DAS Wimbi Desa Sawidago Kecamatan Pamona Utara Kabupaten Poso dan analisis tanah dilaksanakan di Laboratorium Unit Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Tadulako. Bahan yang digunakan pada saat penelitian yaitu Peta jenis tanah,, Peta kemiringan lereng, peta penutupan lahan, peta penggunaan lahan, peta unit lahan,Sampel tanah utuh dan tidak utuh. Kemudian bahan-bahan yang di perlukan pada saat analisis di laboratorium. Sedangkan alat yang digunakan yaitu Meteran, Plastik, Kertas label, Klinometer, Cangkul, Ring sampel, Bor tanah, Ph meter, Global Position System (GPS), kompas dan Peralatan analisis fisika dan kimia tanah di laboratorium. Penelitian dilaksanakan dengan metode deskriptif ekspolaratif yang variable pengamatannya dilakukan melalui survei untuk mengetahui nilai prediksi erosi pada masing-masing unit lahan di Desa Sawidago Kecamatan Pamona Utara Kabupaten Poso. Untuk sampel tanah ditentukan secara sengaja (purposive sampling) berdasarkan kategori penggunaan lahan dan kemiringan di lokasi penelitian. Direncanakan penentuan sampel setiap persentase kemiringan yang berbeda yaitu : 0-8%, 8-15%,15-25?n 25-45% pada vegetasi atau penggunaan lahan yang ada. Indeks bahaya erosi di DAS Wimbi Desa Sawidago Kecamatan Pamona Utara Kabupaten Poso yaitu dengan klasifikasi rendah dengan laju rata-rata erosi 2,232 ton ha-1 th-1 dan nilai rata-rata erosi yang dapat ditoleransi sebesar 22,45 ton ha-1 th-1. Laju erosi pada Hulu DAS Wimbi disebabkan oleh faktor erodibilitas tanah, topografi panjang dan kemiringan lereng, dan belum diterapkanya prinsip-prinsip konservasi tanah dan pengelolaan tanah dan air.

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up