| JudulKERENTANAN EKOSISTEM MANGROVE DI KECAMATAN BANAWA SELATAN MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS |
| Nama: LIVIA HENITA BURHANUDDIN |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Penilaian kerentanan ekosistem mangrove penting dilakukan sebagai dasar perencanaan konservasi dan mitigasi perubahan iklim di wilayah pesisir. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kerentanan ekosistem mangrove di Kecamatan Banawa Selatan dengan mengintegrasikan data lapangan Indeks Nilai Penting (INP) dan analisis spasial Mangrove Vulnerability Index (MVI) berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Parameter yang digunakan meliputi NDVI, salinitas, suhu, jarak ke garis pantai, jarak ke pemukiman, dan jarak ke tambak. Metode skoring dan overlay digunakan untuk menghasilkan peta kerentanan mangrove. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekosistem mangrove terbagi ke dalam lima kelas kerentanan, dengan faktor jarak ke garis pantai serta tekanan antropogenik berupa pemukiman dan tambak sebagai penentu utama peningkatan kerentanan. Integrasi INP dan MVI memberikan gambaran kerentanan yang lebih komprehensif karena mempertimbangkan kondisi ekologis dan spasial secara bersamaan. Hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai dasar penentuan prioritas pengelolaan dan konservasi mangrove di wilayah pesisir. Kata kunci: Ekosistem mangrove; kerentanan; indeks nilai penting; sistem informasi geografis; Banawa Selatan |