Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulI IDENTIFIKASI KESUBURAN LAHAN DAN PENDAPATAN PETANI PASCA BENCANA ALAM GEMPA BUMI
Nama: GUFRAN
Tahun: 2023
Abstrak
Gufran, Identifikasi Kesuburan Lahan dan Pendapatan Petani Pasca Bencana Alam Gempa Bumi (Dibimbing Oleh Muhammad Basir dan Isrun) Pada tahun 2018 silam terjadi bencana gempa bumi disertai likuifaksi dan tsunami di Sulawesi Tengah. Peristiwa tersebut memunculkan fenomena baru, yakni terjadi likuifaksi dibeberapa wilayah pemukiman di Kota Palu, terutama pada wilayah Balaroa dan Petobo. Fenomena likuifaksi di Kelurahan Petobo menyebabkan perubahan bentuk permukaan tanah. perubahan yanng terjadi berdampak pada berkurangnya luas lahan pertanian dan tingkat kesuburan tanah dikawasan tersebut sehingga dapat mempengaruhi pendapatan petani. Kesuburan tanah merupakan suatu nilai kualitas dari kemampuan tanah untuk menyediakan hara bagi pertumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat kesuburan lahan pertanian dan besaran pendapatan petani serta upaya yang terbaik dalam mengatasi perubahan lahan pertanian pasca bencana alam. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan populasi seluruh petani yang bertempat tinggal didaerah Petobo terdampak gempa bumi dan likuifaksi, diperoleh responden berjumlah 25 orang yang ditentukan dengan teknik purposive sampling, kemudian dilanjutkan dengan survey secara langsung dilapangan dengan pengambilan sampel tanah dibeberapa titik sesuai dengan titik koordinat, diperoleh 6 titik sampel tanah, pengambilan sampel tanah dilakukan pada kedalaman tanah 20 cm dan 40 cm, sehingga diperoleh 12 sampel tanah yang kemudian di analisis di Laboratorium Analisis Sumberdaya Alam Lingkungan, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kesuburan pada kawasan terdampak maupun tidak terdampak likuifaksi di Kelurahan Petobo tergolong rendah karena sangat rendahnya nilai kandungan C- organik dan Kalium sehingga unsur hara dalam tanah tidak tersedia bagi tanaman. Rendahnya tingkat kesuburan tanah pada kawasan tersebut maka produksi tanaman yang dihasilkan pun rendah. Rata-rata pendapatan petani adalah sebesar Rp. 1.442.857,- sampai dengan Rp. 4.633.929/musim per hektar. Upaya yang dapat diterapkan dalam meningkatkan kesuburan tanah yaitu pengolahan tanah yang benar, penggunaan pupuk organik seperti pupuk kompos, pupuk kandang, sisa-sisa panen seperti (brangkasan tanaman legume, jerami padi) dan penambahan pupuk kimiawi sesuai dengan dosis. Kata kunci : kesuburan lahan, pendapatan petani, likuifaksi dan kelurahan petobo

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up