Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulKAJIAN KONSENTRASI LOGAM MERKURI (Hg) PADA TANAH DAN TANAMAN PANGAN DI SEKITAR KELURAHAN POBOYA
Nama: CACO
Tahun: 2021
Abstrak
ABSTRAK Caco. Kajian Konsentrasi Logam Merkuri (Hg) pada Tanah dan Tanaman Pangan di Sekitar Kelurahan Poboya (Dibawah Bimbingan Saiful Darman dan Isrun). Tanaman pangan merupakan hasil pertanian yang kita konsumsi dalam menunjang kehidupan sehari-hari. Tanaman pangan juga merupakan sumber vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh kita dan secara langsung berperan dalam peningkatan kesehatan. Oleh karena itu, higienitas dan keamanan pangan yang kita konsumsi sangatlah penting agar tidak menimbulkan gangguan kesehatan. Tanah adalah salah satu faktor penting dalam bidang pertanian, yaitu sebagai media tumbuh tanaman dan juga merupakan bagian dari siklus logam berat. Usaha tambang emas yang dilakukan oleh sebagian masyarakat sering dianggap sebagai penyebab kerusakan dan pencemaran lingkungan. Penelitian ini dilakukan di Lokasi lahan kebun tanaman pangan dan palawija disekitar kelurahan Poboya serta analisis tanah dan tanaman dilakukan di Laboratorium Sumberdaya Alam dan Lingkungan Fakultas Pertanian Universitas Tadulako Palu. Penelitian ini dilakukan dari bulan September sampai November 2020. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Dalam penelitian ini dilakukan pengamatan dilapangan dan pengkuran laboratorium, ada 3 hal yang dilakukan yaitu pra survei, survei utama (pengambilan sampel) dan analisa laboratoruim, dengan pengambilan sampel secara taktis. Hasil penelitian menunjukan konsentrasi merkuri (Hg) pada sampel tanah titik sampel 1 sebesar 0,48 – 0,52 ppm, titik sampel 2 sebesar 0,62 – 0,63 ppm, titik sampel 3 sebesar 0,30 – 0,35 ppm dan titik sampel 4 sebesar 0,25 – 0,26 ppm. Sementara besarnya konsentrasi merkuri (Hg) pada serapan tanaman pangan yaitu : titik sampel 1 sebesar 0,31 – 0,33 ppm, titik sampel 2 sebesar 0,45 – 0,48 ppm, titik sampel 3 antara 0,20 – 0,24 ppm dan titik sampel 4 sekitar 0,09 – 0,10 ppm. Hal ini menunjukan bahwa kandungan logam berat merkuri (Hg) dalam tanah di sekitar kelurahan Poboya sudah melewati ambang yang bisa di tolelir. Sedangkan konsentrasi merkuri (Hg) tanaman pangan dititik sampal 1 dan 2 melewati ambang batas kritis, sementara titik sampel 3 dan 4 masih dibawah ambang batas kritis. Semakin jauh jarak dari lokasi pengolahan, semakin berkurang kandungan merkuri pada tanah dan tanaman pangan. Kata Kunci : Merkuri (Hg), Tambang emas, Tanah, Tanaman.

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up