Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulPROSES PENYIDIKAN DENGAN MENGGUNAKAN TEKNOLOGI FORENSIK DALAM MENGUNGKAP KASUS KEJAHATAN (STUDI PADA DITRESKRIMUM POLDA SULAWESI TENGAH)
Nama: RAMADHAN R SANTO
Tahun: 2026
Abstrak
Tujuan penelitian ini untuk Mengetahui dan Menjelaskan Urgensi Penerapan Teknologi Forensik Dalam Proses Penyidikan Kasus Kejahatan Pada Ditreskrimum Polda Sulawesi Tengah dan Untuk Mengetahui dan Menjelaskan Kendala yang Dihadapi Dalam Penggunaan Teknologi Forensik Dalam Proses Penyidikan Pada Ditreskrimum Polda Sulawesi Tengah. Jenis penelitian yang dilakukan oleh penulis adalah penelitian empiris. Jenis penelitian empiris yaitu penelitian yang dilakukan langsung melalui penelitian lapangan, penelitian empiris memberikan arti penting terhadap analisis yang bersifat kualitatif dan empiris, sehingga langkah dan desain teknis penelitian tersebut mengikuti pola dari penelitian yuridis empiris atau yang lebih dikenal dengan metode socio-legal research. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan teknik wawancara dan kepustakaan lalu Data yang sudah terkumpul dan tersusun secara sistematis kemudian dinalisis dengan metode kualitatif, yaitu mengungkapkan dan memahami kebenaran masalah dan pembahasan dengan menafsirkan data yang diperoleh dari hasil penelitian, lalu data tersebut diuraikan dalam bentuk kalimat-kalimat yang disusun secara terperinci, sistematis dan analisis sehingga akan mempermudah dalam penarikan suatu kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan teknologi forensik sangat urgent dalam peningkatan kinerja penyidikan di Ditreskrimum Polda Sulawesi Tengah. Selain membantu dalam mengungkap kasus yang lebih cepat dan akurat, teknologi ini juga meningkatkan kualitas penegakan hukum dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. Tantangan yang ada perlu ditangani secara sistematis melalui pengembangan SDM, fasilitas, dan alokasi anggaran yang memadai. Serta Kendala yang dihadapi dalam penggunaan teknologi forensik dalam proses penyidikan Pada Ditreskrimum Polda Sulawesi Tengah adalah Keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM), Tidak adanya laboratorium forensik di Polda Sulawesi Tengah, Keterbatasan anggaran dan kendala koordinasi dengan ahli dan pihak eksternal.

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up