| JudulDINAMIKA PERCERAIAN: IDENTIFIKASI DAN ANALISIS FAKTOR DOMINAN DI KOTA PALU |
| Nama: MEILANY BUDIARTI RAHIM |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Meilany Budiarti Rahim, D 101 23 650, Dinamika Perceraian: Identifikasi Dan Analisis Faktor Dominan di Kota Palu. Pembimbing I: Dr. Susi Susilawati, S.HI., M.H, Pembimbing II: M. Ayyub Mubarrak, S.HI., M.H Perceraian merupakan jalan terakhir dalam Islam yang hanya ditempuh ketika seluruh upaya perdamaian telah gagal. Padahal, tujuan utama perkawinan menurut Kompilasi Hukum Islam dan Undang-Undang Perkawinan adalah membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah. Namun dalam praktiknya, banyak perkawinan di Kota Palu mengalami dinamika yang berujung pada perceraian. Fenomena ini menimbulkan keprihatinan dan menjadi tantangan bagi institusi Peradilan Agama sebagai garda terdepan dalam penyelesaian perkara rumah tangga. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana faktor yang mendominasi dinamika perceraian di Kota Palu (periode 2022 - 2024) dan (2) bagaimana peran atau kewenangan Pengadilan Agama dalam mengurangi terjadinya perceraian di Kota Palu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor utama penyebab perceraian di Kota Palu serta mengevaluasi efektivitas peran Pengadilan Agama dalam menekan angka perceraian melalui pendekatan mediasi dan pemberian bimbingan hukum. Penelitian ini menggunakan metode yuridis-empiris dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan dari?? kasus-kasus Cerai Gugat dan Cerai Talak yang tercatat di Pengadilan Agama Palu dalam rentang waktu 1 Januari 2022 hingga 30 November 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceraian di Kota Palu didominasi oleh beberapa faktor kompleks, seperti perselingkuhan, masalah ekonomi (termasuk ketidakmampuan memberi nafkah dan gaya hidup konsumtif), komunikasi yang buruk, hilangnya dukungan emosional, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), serta perbedaan prinsip hidup. Terdapat pula peningkatan tren perceraian pada usia perkawinan muda dan akibat tekanan ekonomi. Di sisi lain, Pengadilan Agama Palu memiliki peran strategis dalam proses mediasi wajib untuk mencegah perceraian, meskipun pelaksanaannya masih menemui berbagai hambatan, seperti rendahnya kesadaran hukum masyarakat, kondisi emosional pasangan yang tidak kondusif, dan campur tangan pihak keluarga. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi kontribusi ilmiah bagi pengembangan hukum keluarga Islam dan memberikan informasi bagi masyarakat dan pemangku kepentingan di Kota Palu. Kata kunci: Dinamika Perceraian, Faktor Dominan |