| JudulTINJAUAN KRIMINOLOGI TERHADAP RESIDIVISME DALAM KEJAHATAN NARKOTIKA |
| Nama: FANY RAHMASARI |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Fany Rahmasari D10122072, Tinjauan Kriminologi Terhadap Residivisme Dalam Kejahatan Narkotika, Pembimbing I : H. Amiruddin Hanafi, Pembimbing II : Awaliah. Residivisme kejahatan narkotika masih menjadi permasalahan serius dalam sistem pemasyarakatan di Indonesia, karena menunjukan bahwa masih terdapat mantan narapidana yang kembali melakukan kejahatan yang sama setelah menjalani masa pidana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya residivisme kejahatan narkotika di wilayah Kota Palu serta upaya yang dilakukan oleh Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Palu dalam menanggulangi residivisme kejahatan narkotika. Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan studi Pustaka, dan melibatkan 30 narapidana residivis narkotika dan petugas Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Palu sebagai informan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa residivisme kejahatan narkotika dipengaruhi oleh tiga faktor utama, yakni lingkungan, ekonomi, dan ketergantungan narkotika. faktor lingkungan mendorong mantan narapidana kembali berinteraksi dengan jaringan dan lingkungan lama yang berkaitan dengan narkotika, faktor ekonomi mendorong mantan narapidana kembali melakukan kejahatan karena dorongan memperoleh keuntungan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan hidup dan faktor ketergantungan narkotika berkaitan dengan rendahnya kontrol diri. Upaya penanggulangan yang dilakukan oleh Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Palu meliputi pembinaan kepribadian, pembinaan kemandirian, rehabilitasi bagi pengguna narkotika, serta pemberian sanksi terhadap narapidana residivis. Namun, efektivitas pelaksanaan upaya tersebut masih terkendala oleh keterbatasan jumlah petugas pemasyarakatan dalam pelaksanaan program pembinaan. Kata Kunci: Kriminologi, Residivisme, Kejahatan Narkotika, Lembaga Pemasyarakatan |