| JudulMEKANISME SELEKSI ANGGOTA PENYELENGGARA PEMILU DALAM MEWUJUDKAN KREDIBILITAS DAN AKUNTABILITAS PEMILU |
| Nama: AHMAD FAUZAN |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Ahmad Fauzan, Nim D10122060, Mekanisme Seleksi Anggota Penyelenggara Pemilu Dalam Mewujudkan Kredibilitas Dan Akuntabilitas Pemilu, Tata Negara, Pembimbing I: Dr Gunawan Arifin, S.H., M.H, Pembimbing II : Mohamad Safrin, S.H., M.H. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme seleksi anggota Komisi Pemilihan Umum di Indonesia dalam menjamin kredibilitas dan akuntabilitas pemilu, serta merumuskan desain mekanisme seleksi yang ideal di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan perbandingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara normatif mekanisme seleksi anggota Komisi Pemilihan Umum telah diatur secara sistematis dan berlapis dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017, melalui tahapan yang terbuka dan berbasis merit. Namun, dalam praktiknya masih terdapat kelemahan mendasar, khususnya pada keterlibatan Dewan Perwakilan Rakyat dalam tahap akhir seleksi yang berpotensi menimbulkan politisasi dan konflik kepentingan. Selain itu, transparansi yang masih bersifat formal, ketiadaan indikator penilaian yang objektif, serta belum optimalnya partisipasi publik turut memengaruhi kualitas hasil seleksi. Fakta empiris berupa pelanggaran etik oleh komisioner Komisi Pemilihan Umum memperkuat indikasi bahwa mekanisme seleksi belum sepenuhnya menjamin independensi dan integritas penyelenggara pemilu. Perbandingan dengan Brazil menunjukkan bahwa sistem yang menempatkan lembaga yudisial sebagai aktor utama dalam proses seleksi mampu memperkuat independensi dan profesionalisme penyelenggara pemilu. Oleh karena itu, diperlukan desain ulang mekanisme seleksi yang menekankan penguatan peran lembaga independen, penerapan sistem merit yang objektif, pembatasan peran Dewan Perwakilan Rakyat, serta peningkatan transparansi dan partisipasi publik secara substantif guna mewujudkan pemilu yang kredibel dan akuntabel. Kata kunci: Komisi Pemilihan Umum, Tribunal Superior Eleitoral, Mekanisme Seleksi, Kredibilitas Pemilu, Komparatif Brazil |