Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulPENERAPAN KETENTUAN ROYALTI ATAS PEMANFAATAN LAGU DAN/ATAU MUSIK SECARA KOMERSIAL PADA KAFE YANG BERLOKASI DI KOTA PALU
Nama: DINA RISKI AMALIA
Tahun: 2026
Abstrak
ABSTRAK Dina Riski Amalia, D10121430, Penerapan Ketentuan Royalti Atas Pemanfaatan Lagu Dan/Atau Musik Secara Komersial Pada Kafe Yang Berlokasi DI Kota Palu, Tahun 2026, Pembimbing I: Suarlan Datupalinge, S.H., M.Hum, Pembimbing II: Adiguna Kharismawan, S.H., M.H. Industri musik di Indonesia berkembang pesat seiring kemajuan teknologi informasi dan hak kekayaan intelektual, menjadikan lagu dan/atau musik sebagai bagian penting dalam kehidupan masyarakat, baik untuk hiburan maupun kegiatan komersial. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui penerapan ketentuan royalti atas pemanfaatan lagu dan/atau musik pada Kafe yang berlokasi di Kota Palu dan untuk mengetahui faktor-faktor penghambat pelaku usaha dalam melakukan pembayaran royalti lagu dan/atau musik. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian hukum empiris melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pelaku usaha di beberapa kafe di Kota Palu. Penelitian ini meneliti kewajiban pembayaran royalti atas penggunaan lagu dan/atau musik untuk kepentingan komersial. Hasil penelitian di beberapa kafe di Kota Palu yaitu: Intime Coffee La, Toko Kopi Reto, Dafis Coffee and Eat, Sin Coffee And Eatery, Box Coffee, Roviga Corner, dan Kopte kafe yang menunjukkan bahwa pelaksanaan kewajiban tersebut belum diterapkan karena belum adanya sosialisasi dari kementerian hukum maupun dari Lembaga Manajemen Kolektif Nasional dan Lembaga Manajemen Kolektif yang ada di Kota Palu. Faktor-faktor yang menghambat dalam pelaksanaan pembayaran royalti antara lain: kurangnya pemahaman terhadap ketentuan hak cipta, kesalahpahaman mengenai penggunaan musik digital, ketidakjelasan mekanisme penarikan royalti, belum optimalnya peran LMKN dan LMK di daerah, serta belum optimalnya Pusat Data Lagu dan/atau Musik yang dikelola DJKI. Kesimpulannya bahwa pemenuhan kewajiban pembayaran royalti atas pemanfaatan lagu dan/atau musik secara komersial pada tujuh kafe di Kota Palu belum berjalan secara optimal, di mana hambatan utamanya lebih disebabkan oleh lemahnya implementasi dan koordinasi kelembagaan, bukan karena ketiadaan regulasi. Kata Kunci: Hak Cipta, Hak Ekonomi, Kewajiban, Lagu Dan/Atau Musik, Royalti

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up

MUSANG178