| JudulEKSISTENSI GIVU DALAM PUTUSAN PERADILAN ADAT KAILI TERHADAP TINDAK PIDANA PERZINAHAN DI KOTA PALU |
| Nama: WAHYU.H |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Wahyu Nim D10121168 Eksistensi Givu Dalam Putusan Peradilan Adat Kaili Terhadap Tindak Pidana Perzinahan Di Kota Palu Dosen Pembimbing I Dr. Nurhayati Mardin, Dosen Pembimbing II Vivi Nur Qalbi penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyelesaian kasus tindak pidana perzinahan lewat hukum adat kaili givu dalam rumusan masalah yang penulis angkat dalam penelitan ini adalah Bagaiamana penerapan givu terhadap tindak pidana zinah di Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat, kota Palu dan Bagaimanakah kedudukan sanksi adat givu pada masyarakat adat Kaili Ledo di Kelurahan lere, Kecamatan Palu Barat, kota Palu. Metode penelitian yang digunakan adalah metode empiris dalam hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam penyelesaian kasus perzinahan pihak lembaga adat tidak mempunyai wewenang penuh untuk langsung mengadili tetapi lewat koordinasi pemerintahan setempat untuk melakukan proses peradilan adat kaili atau disebut givu Hal ini membuktikan adanya kerja sama antara hukum adat dan hukum negara. Dengan demikian, givu tetap penting bagi masyarakat Kaili karena mampu menjaga keseimbangan, memperbaiki hubungan, dan menciptakan kehidupan yang damai serta adil. Kata Kunci:Hukum Adat, Givu, Perzinahan Masyarakat Kaili Dan Palu Barat |